Uni ingin menghemat bahan bakar gas saat merebus air bagaimana cara agar uni dapat melakukannya

Mom's Life

Arina   |   Haibunda

Jumat, 12 Jun 2020 05:40 WIB

Jakarta -

Selama pandemi Corona, penggunaan gas elpiji mungkin menjadi lebih boros karena sering memasak di rumah. Namun, borosnya penggunaan gas elpiji tak hanya karena seringnya memasak tapi juga cara pemakaian yang kurang tepat, Bunda.

Dilansir Times of India, ada beberapa tips sederhana untuk menghemat penggunaan gas elpiji. Berikut 6 cara menghemat penggunaan gas elpiji saat memasak sehingga dapat menekan biaya kebutuhan rumah tangga, Bunda:

1. Gunakan Panci Presto

Ketika Bunda akan memasak daging atau hal lain agar lembut dalam waktu lama, gunakan panci presto. Alat yang satu ini wajib Bunda punya karena proses masak akan memakan waktu lebih sedikit daripada memakai panci biasa.

Panci presto bisa menghemat penggunaan gas elpiji dan menjaga nutrisi tetap terjaga. Untuk itu, jangan ragu memakainya saat dibutuhkan, Bunda.

2. Pastikan Peralatan Masak Tetap Bersih

Setiap kali Bunda memasak di atas kompor, pastikan peralatan tetap bersih, terutama bagian bawahnya. Salah satu cara menghemat penggunaan gas elpiji dengan menjaga kebersihan peralatan masak karena akan berpengaruh terhadap proses yang lebih mudah dan sedikit mengonsumsi gas.

6 Cara menghemat gas elpiji/ Foto: iStock

3. Mengukur Bahan yang Dimasak

Banyak orang tidak mengukur kadar air atau cairan saat memasak bahan makanan yang padat seperti daging. Akhirnya memasak dengan waktu yang lebih lama untuk menguapkan kelebihan cairan sehingga memakan banyak konsumsi gas elpiji.

Jika Bunda ingin menghemat penggunaan gas elpiji sebaiknya pastikan jumlah air dan daging sudah tepat. Ini membantu proses pemasakan lebih cepat dan hemat.

4. Masak dengan Tutup

Memasak dengan penutup wajan atau panci bisa mengurangi waktu masak dan menghemat penggunaan gas elpiji. Dengan menutup wajan maka bisa menjebak panas, membuat uap, dan mengurangi waktu memasak. Cara ini juga membantu menjaga kelembapan hidangan.

5. Bersihkan Kompor

Api berwarna biru menjadi yang paling ideal. Ketika Bunda melihat nyala api kompor berwarna oranye, merah, atau kuning, itu tanda kompor perlu dibersihkan.

Disarankan membersihkan kompor sebulan sekali. Kompor yang bersih bisa membantu menghemat penggunaan gas elpiji. Gunakan air hangat dan baking soda untuk hasil yang lebih efektif saat membersihkan kompor.

6. Ukuran Api

Setiap kali Bunda memasak, pastikan api tidak melebihi bagian bawah wajan atau panci. Ini berarti nyalanya api tinggi dan tidak ada gunanya, Bunda. Yang ada hanya pemborosan gas elpiji.

Batasi ukuran api hanya pada bagian bawah wajan. Api yang terlalu besar tak hanya membuat penggunaan gas elpiji lebih boros tapi juga merusak panci serta bisa mempengaruhi cita rasa makanan yang dimasak.

Semoga membantu.

Bunda, simak juga yuk tips mendesain dapur rumah minimalis dalam video berikut:

(rap/rap)

Dalam program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan energi nasional, setiap orang wajib untuk ikut turut mendukung program tersebut. Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan menghemat energi listrik maupun energi bahan bakar. Dengan begitu, kita telah mendukung program pemerintah serta memberikan manfaat bagi kita sendiri yakni dapat mengurangi beban biaya pengeluaran listrik .

Menghemat listrik bisa kita lakukan pada area mana saja, tidak terkecuali di area dapur. Kita dapat menghemat energi di dapur dengan mudah. Namun sebagian orang belum sadar dan mengerti akan pentingnya hal tersebut. Berikut beberapa cara mudah yang bisa kita lakukan untuk menghemat energi di dapur.

Baca Juga: 9 Kebiasaan Remeh Ini Ternyata Bisa Bikin Kantong Jebol

1. Memilih Alat Listrik dengan Daya Rendah


Utamakan Menggunakan Peralatan Dapur yang Tidak Menggunakan Listrik

Banyak dari alat dapur yang kini menggunakan listrik seperti oven listrik, blender, mixer atau alat dapur lainnya. Alat-alat tersebut memang sangat membantu dan memudahkan dalam mengolah masakan. Namun ada baiknya kita bisa memilih alat listrik dengan daya yang rendah, sehingga energi yang digunakan tidak terlalu besar.

2. Mengurangi Menggunakan Alat Listrik

Alat-alat elektronik seperti blender atau mixer memang sangat membantu dan memudahkan kita di dapur. Namun ada baiknya untuk mengurangi penggunaan alat listrik tersebut, apabila kita masih bisa melakukannya secara manual. Misalnya menghaluskan bumbu dalam jumlah yang sedikit tidak perlu menggunakan blender yang akan menggunakan listrik.

3. Tidak Harus memasak


Membeli Makanan Terkadang Lebih Murah daripada Memasak Sendiri

Memasak sendiri biasanya dianggap lebih puas, namun dengan memasak seringkali justru akan membuat pengeluaran lebih boros. Kadang kala membeli makanan justru akan lebih hemat, apalagi jika porsi yang diperlukan sedikit atau hanya untuk makan sendiri dalam sehari. Jika memang seperti itu sebaiknya tidak harus memasak, agar pengeluaran lebih hemat.

4. Memasak Sekali Sehari

Jika memang harus memasak, usahakan untuk memasak satu kali saja yang bisa mencukupi kebutuhan makan sekeluarga dalam sehari. Dengan demikian selain dapat menghemat waktu, memasak sekali dalam sehari juga akan membantu untuk menghemat bahan bakar kompor sehingga penggunaannya tidak terlalu boros.

5. Mengurangi Memasak Beraneka Macam


Masak Satu Jenis Makanan Saja untuk Menghemat Energi

Memasak dengan beraneka macam makanan memang menyenangkan, namun hal ini akan membuat penggunaan bahan bakar kompor lebih banyak pula karena digunakan untuk memasak dalam waktu yang cukup lama untuk memasak berbagai aneka makanan. Kita bisa memadukan beberapa jenis makanan dibanding harus memasak dengan cara yang berbeda.

6. Makan dengan Lalapan

Beberapa sayuran bisa kita konsumsi tanpa perlu dimasak terlebih dahulu. Biasanya kita sebut hal itu dengan lalapan. Sayuran kubis, daun kemangi dan mentimun biasanya digunakan sebagai lalapan. Lalapan ini juga biasa dikonsumsi dengan sambal dan dapat dinikmati dengan ayam atau ikan goreng maupun bakar.

7. Menggunakan Kompor Secara Efisien


Gunakan Daya Kompor secara Efisien

Menggunakan kompor secara efisien akan membantu kita untuk mengurangi penggunaan bahan bakar kompor tersebut. Yakni dengan cara meminimalisir waktu nyala kompor. Sebaiknya jangan menyalakan kompor ketika wajan atau panci belum berada di atas kompor atau bahkan belum menyiapkan bahan makanan yang akan di masak. Hal ini perlu kita hindari untuk lebih menghemat.

8. Mematikan Kompor Sebelum Masakan Matang

Seringkali kita mematikan kompor jika masakan telah matang dengan sempurna. Padahal kita bisa mematikannya lebih dulu walaupun masakan tersebut belum matang secara sempurna. Dengan cara mendiamkan masakan beberapa menit di atas kompor akan membuat masakan matang sempurna dengan menggunakan panas sisa pada wajan. Dengan demikian hal ini akan membantu untuk menghemat penggunaan energi bahan bakar.

9. Menggunakan Ceret Peluit untuk Memasak Air


Memasak Air di Ceret

Banyak barang dapur yang bisa menjadi pilihan. Salah satunya dengan menggunakan ceret peluit untuk memasak air. Dengan ceret ini kita akan tahu bahwa air telah matang saat mengeluarkan suar seperti peluit. Dengan begitu kita akan cepat mematikan kompor sehingga dapat menghemat energi bahan bakar.

10. Membuka Kulkas secara Efisien

Menggunakan kulkas secara efisien merupakan salah satu cara untuk menghemat energi. Sebaiknya jangan terlalu sering membuka pintu kulkas atau membukanya terlalu lama. Mesin pendingin di dalam kulkas akan bekerja lebih saat kita membuka kulkas sehingga daya energi yang dibutuhkan pun cukup besar. Maka dari itu, bukalah kulkas secara efisien dan sesuai kebutuhan agar dapat menghemat energi.

Baca Juga: 8 Cara Menghemat Uang Belanja Bulanan Untuk Ibu Rumah Tangga Cermat

Gunakan Energi dengan Bijak

Ada kalanya, energi di bumi akan habis. Untuk menghindari hal ini cepat terjadi, cobalah berusaha untuk menghemat energi dengan beberapa cara di atas. Kurangi kegiatan yang memang tidak terlalu membutuhkan penggunaan energi. Jikalau terpaksa, gunakanlah secara bijak energi tersebut. Gunakan alat-alat yang sekiranya dapat membantu melakukan penghematan.

Baca Juga: Harga Beras Makin Mahal, Simak Tips Belanja Hematnya!