Sumber daya alam hayati adalah sumber daya alam yang berupa

Sumber daya alam mineral merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Jenis sumber daya alam ini memerlukan waktu yang sangat lama dalam pembentukannya. Waktunya tidak sebanding dengan cepatnya sumber daya ini digunakan untuk kebutuhan hidup manusia. Sumber daya alam yang dimaksud berupa batuan dan bahan tambang. Batuan dapat berupa pasir, tanah liat dan semen. Sementara bahan tambang berupa emas, besi, batu bara, dan minyak bumi. Sumber daya alam hayati merupakan sumber daya alam yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Sumber daya alam tersebut sering dimanfaatkan sebagai sumber makanan manusia. Selain itu, tumbuhan dan hewan berperan untuk menjaga keseimbangan alam. 

Dengan demikian, perbedaan antara kedua sumber daya alam tersebut adalah sumber daya alam mineral merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui sedangkan sumber daya alam hayati merupakan sumber daya alam yang berasal dari tumbuhan dan hewan. 

tirto.id - Sumber daya alam (SDA) atau disebut juga sebagai kekayaan alam merupakan segala sesuatu yang berasal dari alam. SDA digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan kesejahteraan.

Berdasarkan jenisnya sumber daya alam terbagi menjadi 2, yaitu sumber daya alam hayati (biotik), dan sumber daya alam nonhayati (abiotik). Berikut ini merupakan penjelasan dari 2 jenis sumber daya alam tersebut.

1. Pengertian Sumber Daya Alam Hayati

Merujuk Modul Geografi Kelas XI SMA (2020) terbitan Kemdikbud, sumber daya alam hayati merupakan sumber daya alam yang berupa makhluk hidup.

SDA yang berasal dari tumbuh-tumbuhan disebut sebagai sumber daya alam nabati, sementara yang berasal dari hewan disebut sebagai sumber daya alam hewani.

a) Sumber daya alam nabati

Dikutip dari Rumah Belajar Kemdikbud, sumber daya alam nabati merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan memiliki jumlah yang banyak. Organisme jenis ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan glukosa melalui proses fotosintesis.

Dalam kehidupan sehari-hari bagi manusia, tumbuhan memiliki peranan yang penting untuk memenuhi kebutuhan hidup. Penggunaan sumber daya alam nabati dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:

- bahan pangan

- bahan sandang (pakaian)

- baham kayu olahan, dari membuat rumah sebagai tempat tinggal, perabotan rumah tangga, hingga peralatan industri, seperti kertas dan batang korek api.

- bahan obat-obatan

b) Sumber daya alam hewani

Selain sumber daya alam nabati, sumber daya alam hewani juga sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh manusia, terutama untuk kebutuhan makanan.

Selain diolah sebagai bahan makanan, sumber daya alam juga sering dibuat sebagai benda seni kerajinan tangan.

Hewan juga digunakan sebagai sarana bersosialisasi di dalam masyarakat dan mengembangkan kebudayaan, seperti karapan sapi yang ada di Madura.

Berikut ini adalah pemanfaatan sumber daya alam hewani dalam kehidupan sehari-hari.

- perikanan, meliputi ikan laut, dan ikan air tawar

- peternakan, meliputi peternakan potong dan kerja

- peternakan perah yang menghasilkan produk susu

- peternakan unggas, meliputi ayam, bebek, merpati, kalkun, dan telur unggas.

- aneka satwa penghasil protein tinggi, seperti lebah madu, ulat sutra, cacing tanah, dan burung walet.

2. Pengertian Sumber Daya Alam Nonhayati

Selain sumber daya alam hayati (biotik), terdapat juga sumber daya alam nonhayati (abiotik). Sumber daya alam nonhayati adalah sumber daya alam yang bukan berasal dari makhluk hidup.

Dikutip dari Rumah Belajar Kemdikbud, sumber daya alam nonhayati (abiotik) disebut juga sebagai sumber daya alam fisik. Contoh dari sumber daya alam jenis ini adalah bahan tambang, tanah, air, angin, dan matahari.

a) Bahan tambang

Bahan tambang memiliki nilai ekonomi yang besar. Berdasarkan pemanfaatanya, bahan tambang dikelompokkan menjdadi 3 golongan, yaitu bahan galian logam/bijih (Ore), bahan galian energi, dan bahan galian industri.

b) Tanah

Tanah merupakan hasil dari pelapukan batuan-batuan dan sisa-sisa bahan organik yang hancur karena proses alamiah. Tanah memiliki fungsi dan peranan yang penting dalam kehidupan manusia, terutama untuk tempat tinggal dan menjalankan berbagai aktivitas.

c) Air

Air merupakan kebutuhan paling penting bagi manusia. Jika kekurangan air, manusia dan makhluk hidup yang ada di bumi akan mati. Beberapa fungsi air antara lain untuk minum, mandi, dan tempat hidup untuk hewan yang tinggal di air.

d) Udara

Setiap makhluk hidup membutuhkan udara, terutama kandungan oksigen yang ada di dalamnya. Selain itu, oksigen sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia, dan makhluk hidup lainnya.

e) Matahari

Matahari merupakan sumber energi paling utama bagi manusia, tumbuhan dan hewan. Untuk tumbuhan, sinar matahari memiliki peran sangat penting untuk melakukan fotosintetis, yang membuat tumbuhan memiliki cadangan makanan.

Baca juga:

  • Potensi Sumber Daya Alam: Klasifikasi & Mengenal SDA di Indonesia
  • Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui & SDA Tidak Diperbaharui

Baca juga artikel terkait GEOGRAFI atau tulisan menarik lainnya Permadi Suntama
(tirto.id - tam/adr)


Penulis: Permadi Suntama
Editor: Yandri Daniel Damaledo
Kontributor: Permadi Suntama

Subscribe for updates Unsubscribe from updates

Lihat Foto

Kompas/Mohammad Hilmi Faiq

Ilustrasi pertanian

KOMPAS.com - Sumber daya alam hayati adalah sumber daya yang berasal dari makhluk hidup.

Yang termasuk sumber daya alam hayati yakni tumbuhan, hewan, dan mikroba.

Sumber daya alam hayati dimanfaatkan oleh manusia utamanya sebagai sumber pangan. Selain itu, sumber daya hayati juga bermanfaat untuk membuat sandang atau pakaian.

Untuk membangun rumah, sumber daya alam hayati berupa kayu dari pohon juga sangat bermanfaat. Kini, sumber daya alam hayati bahkan dimanfaatkan sebagai bahan bakar.

Berikut macam-macam sumber daya alam hayati seperti dilansir dari situs Kemdikbud:

Baca juga: Sumber Daya Alam: Pengertian, Jenis, Sifat, dan Contohnya

Lihat Foto ANTARA FOTO/M Agung Rajasa Suasana pegunungan dan hamparan sawah di desa Long Midang, Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sumber daya tumbuhan

Tumbuhan bisa dibedakan berdasarkan asalnya. Ada tumbuhan hasil hutan yang tumbuh alami, dan ada tumbuhan yang hasil pertanian dan perkebunan.

Tumbuhan hasil hutan

Hutan menjadi rumah bagi berbagai jenis pohon. Ada jati, pinus, damar, mahoni, dan cendana.

Banyak juga berbagai tumbuhan dan bunga yang bermanfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.

Bagi manusia, hutan tak hanya menghasilkan bahan pangan, sandang, dan papan.

Hutan juga menjaga keseimbangan alam sehingga manusia bisa hidup dengan nyaman. Hutan menyimpan air, menjaga keseimbangan air, dan menghasilkan oksigen.

Tumbuhan hasil pertanian dan perkebunan

Setelah manusia menemukan cara menghasilkan pangan dengan bercocok tanam, dibuatlah pertanian dan perkebunan.

Hasil pertanian contohnya padi, palawija, rempah-rempah, sayur-sayuran, dan buah-buahan.

Sementara hasil perkebunan contohnya kapas, karet, kelapa sawit, teh, kopi, cokelat, dan tebu.

Baca juga: Manfaat Tumbuhan

Lihat Foto KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Salah satu sapi holstein yang ada di Peternakan Greenfields di Desa Babadan, Malang, Jawa Timur. Sumber daya hewan

Berdasarkan cara hidupnya, hewan dikelompokkan menjadi hewan liar dan hewan peliharaan atau hewan ternak.

Hewan liar

Hewan liar adalah hewan yang hidup di alam bebas.Hewan liar masih menjadi sumber pangan bagi sebagian orang yang hidup di pedalaman.

Bagi manusia, hewan liar berfungsi menjaga keseimbangan alam.

Hewan peliharaan

Hewan peliharaan adalah hewan yang dijinakkan oleh manusia untuk diambil manfaatnya.

Dahulu kala, manusia menjinakkan kuda dan unta agar bisa dijadikan alat transportasi. Kemudian ada hewan peliharaan yang tinggal bersama manusia di rumah. Contohnya anjing, kucing, burung, ikan hias, dan kelinci.

Sementara hewan ternak dikembangbiakkan di peternakan sebagai sumber pangan. Contohnya ayam, sapi, kerbau, kambing, dan ikan.

Berbagai hasil olahan hewan contohnya susu dari sapi, telur dari ayam, madu dari lebah, dan kotoran hewan sebagai pupuk.

Baca juga: Alat Transportasi Manusia, Bermula dari Hewan

Lihat Foto YouTube: Food Insider Proses pengangkatan endapan susu yang diangkat menggunakan kain. Pembuatan keju memanfaatkan bioteknologi untuk mengolah susu dan mikroorganisme. Mikroorganisme

Mikroorganisme adalah makhluk hidup yang berukuran sangat kecil, tidak terlihat oleh manusia.

Manusia mampu mengembangkan mikroorganisme sebagai sumber pangan dengan bioteknologi.

Contoh pengolahan mikroorganisme dengan bioteknologi yakni tempe, cuka, keju, dan yogurt.

Baca juga: Jamur yang Bisa Dikonsumsi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.