Sebutkan usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi pencemaran tanah?

berikut ini yg bukan merupakan sifat basa adalah​

Daya suatu benda yang dalam system SI dinyatakan Joule yang nilainya sama dengan.

dua kardus disusun seperti gambar di samping. kemudian, dua buah kardus tersebut ditarik dengan gaya sebesar F hingga bergerak dengan percepatan sebes … ar 0,75 m/s². kardus B diambil, lalu kardus A ditarik dengan gaya sebesar F sehingga percepatannya menjadi 1,25 m/s². apabila massa kardus B sebesar 12 kg, massa kardus A adalah...a. 15 kgb. 18 kgc. 30kgd. 36kg​

tolong bantuin dong makasih ​

berapakah hasil pengukuran mikrometer pada gambar disamping?tolong ya kk bagi yg tau fisika tolong bantu ya sebelum itu makasih :3​

tolong bantuin dong makasih ​

Jika sebuah batu memiliki massa jenis 40gram/cm³ dan volumenya 4cm³ maka berapakah massa batu tersebut.

Perbandingan massa karbon dan oksigen di dalam karbon monoksida adalah 3 ÷ 4,jika oksigen yang bereaksi 24 gram, tentukan karbonmonoksida yang terbent … uk!.

Suatu kereta apa bergerak lurus dengan persamaan x = -t² + 8t - 4 (x dalam meter dan t dalam sekon). Kereta api tersebut berhenti setelah membutuhkan … waktu?.

Dua muatan listrik q1 dan q2 berada dalam jarak r besar gaya coulomb terkecil adalah ......

Sebenarnya masalah lingkungan yang terjadi di bumi, semuanya bisa dicegah kalau kita sadar akan pentingnya unsur-unsur kehidupan yang ada di muka bumi ini. Begitu juga dengan pencemaran tanah, beberapa cara dapat kita lakukan untuk mengurangi terjadinya pencemarah tanah yang lebih parah lagi. Berikut adalah tindakan penanggulangan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya pencemaran tanah, antara lain:

  1. Limbah domestik yang berjumlah sangat banyak memerlukan penanganan khusus agar tidak mencemari tanah.Limbah padat hasil dari sisa sampah dapur atau limbah domestik dapat dipisahkan menjadi sampah organik dan non-organik. Sampah organik berupa sisa-sisa makanan dan sampah basah dapat diolah kembali menjadi pupuk.
  2. Sedangkan sampah non organik dapat di daur ulang menjadi barang¬barang lain yang bermanfaat, misal dijadikan mainan anak-anak, dijadikan bahan bangunan, plastik dan serat dijadikan kesed, kaca-kaca di daur ulang menjadi vas kembang, plastik di daur ulang menjadi ember dan masih banyak lagi cara-cara pendaur ulangan sampah.
  3. Barang-barang bekas bahan bangunan (seperti keramik, batu-batu, pasir, kerikil, batu bata, berangkal) yang dapat menyebabkan tanah menjadi tidak/kurang subur, dapat kita kubur dalam sumur secara berlapis-lapis. Cara ini berfungsi sebagai resapan dan penyaringan air, serta sebagai salah satu upaya dalam mencegah banjir. Resapan air tersebut bahkan bisa masuk ke dalam sumur dan dapat digunakan kembali sebagai air bersih.
  4. Mengurangi penggunaan pupuk sintetik dan berbagai bahan kimia untuk pemberantasan hama seperti pestisida.
  5. Mengolah limbah industri dalam pengolahan limbah, sebelum dibuang kesungai atau kelaut.
  6. Mengurangi penggunaan bahan-bahan yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme (nonbiodegradable). Misalnya mengganti plastik sebagai bahan kemasan/pembungkus dengan bahan yang ramah lingkungan seperti dengan daun pisang atau daun jati.
  7. Hujan asam yang diakibatkan dari kegiatan industri dan asap kendaraan bermotor, menyebabkan pH tanah menjadi tidak sesuai lagi untuk tanaman. Maka cara mengatasinya adalah dengan penambahan kapur pada tanah agar pH asam berkurang.

Teryata nggak susah yah untuk memerangi polusi tanah, pemilahan sampah ternyata bisa jadi hal mudah yang bisa membawa dampak besar. Selain itu cara-cara lainnya pun nggak sulit dilakukan. Yuk, mulai hidup hijau untuk megurangi polusi tanah.

Sumber : ecoyouthtoyota.com

Jakarta -

Pencemaran tanah adalah suatu keadaan ketika bahan kimia buatan manusia masuk dan mengubah lingkungan alami tanah. Untuk mengenali tanah yang yang tercemar, kamu bisa memerhatikan beberapa ciri-cirinya:

1. Tanah kehilangan kesuburan2. Tingkat keasaman pH tanah sudah tidak seimbang3. Mengeluarkan bau busuk4. Tanah mengalami kekeringan

5. Mengandung berbagai logam berat dan sampah anorganik.

Nah, setelah mengetahui ciri-cirinya, sekarang kita cari tahu penyebab dan dampak pencemaran tanah, yuk!

Pencemaran tanah dapat disebabkan oleh berbagai sumber, mulai dari limbah pabrik, limbah rumah tangga, kegiatan pertanian, pertambangan, dan sampah rongsokan kendaraan. Salah satu limbah rumah rumah tangga yang dapat mencemari tanah adalah sampah anorganik, seperti barang
berbahan plastik dan kaca.

Kemudian, penggunaan pupuk buatan, zat kimia pestisida, dan zat pemberantas tumbuhan pengganggu (herbisida) dalam bidang pertanian juga dapat mencemari tanah. Begitu pula dengan sampah rongsokan kendaraan yang memiliki ukuran besar dan sulit terurai.

Tidak hanya itu, pencemaran tanah juga berhubungan erat dengan pencemaran air, lho. Hal ini dikarenakan air yang tercemar akan merusak tanah yang dilewatinya.

Dampak Pencemaran Tanah

Semua pencemaran pasti akan merugikan semua makhluk hidup. Sama halnya dengan pencemaran tanah yang memiliki dampak besar bagi kehidupan sehari-hari.

Pencemaran tanah yang disebabkan bakteri dan polutan dari sampah akan mengurangi kualitas air tanah. Kamu bisa melihat perubahan fisik pada air tanah, seperti warna yang keruh dan mengeluarkan bau.

Selanjutnya, penggunaan pupuk berbahan kimia akan membuat tanah menjadi asam dan mempengaruhi produksi tanaman dengan membuatnya menjadi layu dan mati. Selain itu, dampak dari residu pestisida dan herbisida bisa membahayakan kehidupan organisme tanah, lho. Misalnya, residu pestisida dikloro difenil trikloroetana (DTT) akan sulit larut sehingga konsentrasinya akan semakin tinggi dan dapat mengganggu kesehatan manusia.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi pencemaran tanah?

Usaha Mengatasi Pencemaran Tanah

Dikutip dari Modul Pembelajaran SMP Terbuka IPA: Pencemaran Lingkungan yang diterbitkan Kemendikbud, ada beberapa hal yang bisa detikers lakukan, nih untuk mengatasi pencemaran tanah.

1. Melakukan daur ulang sampah anorganik, seperti plastik, logam, kaca, karet, dan lain-lain.

2. Tidak membuang sampah deterjen ke tanah atau saluran air. Sebaiknya, limbah deterjen ditampung dalam bak penampungan untuk dilakukan pengendapan, penyaringan, dan penjernihan.

3. Menjaga kelestarian tanaman untuk mengurangi pengikisan lapisan humus tanah oleh air hujan.

4. Melakukan remediasi, yaitu kegiatan membersihkan permukaan yang sudah tercemar. Ada dua cara yang bisa dilakukan, yakni on-site dengan pembersihan di lokasi dan off-site dengan menggali tanah yang tercemar dan membawanya ke daerah yang aman untuk dibersihkan dari zat pencemar.

5. Melakukan bioremediasi, yakni proses pembersihan pencemaran menggunakan mikroorganisme, seperti jamur, bakteri, dna lain-lain. Bioremediasi dilakukan dengan tujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun.

Demikianlah berbagai usaha yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi pencemaran tanah. Mulai sekarang, jaga tanah kita agar tidak tercemar ya, detikers.

Simak Video "Fenomena Tanah Bergerak di Enrekang Sulsel, 32 Rumah Rusak"



(nwy/nwy)

Pencemaran tanah merupakan salah satu dampak akibat pencemaran lingkungan

Pencemaran tanah merupakan salah satu dampak yang diakibatkan pencemaran lingkungan karena aktivitas manusia. Jika sudah begini, Moms perlu tahu cara mengatasi pencemaran tanah agar kembali subur.

Banyak yang belum menyadari bahwa kegiatan yang kita lakukan sehari-hari, dapat berdampak baik atau buruk untuk lingkungan dan bumi di masa mendatang.

Salah satunya penggunaan plastik yang berlebihan dan terus menerus dapat menyebabkan global warming dan tidak baik untuk ekosistem manusia, bumi, dan tumbuhan.

Dilansir dari Conservation Institute pencemaran tanah atau polusi tanah merupakan kerusakan sekaligus kontaminasi tanah yang disebabkan oleh tindakan langsung maupun tidak langsung yang dilakukan manusia.

Hal ini bisa mengubah kondisi tanah secara permanen maupun sementara.

Baca Juga: 10+ Cara Mengurangi Sampah Plastik, Yuk Cintai Lingkungan!

Selain itu, pencemaran tanah juga diartikan sebagai degradasi atau kerusakan permukaan dan tanah di Bumi.

Jika pencemaran tanah dibiarkan terus menerus, kualitas dan produktivitas tanah sebagai area untuk berkebun bertani, hutan, atau lahan terbuka lainnya akan berkurang.

Sementara itu, menurut Encyclopaedia Britannica pencemaran tanah diartikan sebagai deposisi bahan limbah padat atau cair yang ada di darat atau bawah tanah dan mencemari tanah maupun air tanah.

Tentu saja, pencemaran tanah ini tak hanya berpengaruh pada hewan atau tumbuhan, namun juga kondisi kesehatan manusia.

Penyebab pencemaran tanah pun beragam, mulai dari penggundulan hutan, erosi tanah, pertanian, pertambangan, industrialisasi, sampah, limbah manusia, aktivitas konstruksi, hingga limbah nuklir.

Berbagai cara dilakukan untuk menanggulangi pencemaran tanah ini.

Dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai cara mengatasi pencemaran tanah. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: Sambut Hari Bumi, Ajak Anak Sayangi Lingkungan dengan 7 Cara Ini

Cara Mengatasi Pencemaran Tanah Akibat Sampah Plastik

Menurut Jurnal Penelitian Agrisamudra sampah plastik adalah momok bagi semua makhluk hidup di Bumi.

Meskipun plastik merupakan wadah praktis yang digunakan dalam kehidupan dan kegiatan sehari-hari, tapi jika dibuang sembarangan dan menumpuk akan membahayakan ekosistem lingkungan.

Terlebih, plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa terurai di dalam tanah yakni 500-1000 tahun lamanya.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi pencemaran tanah akibat sampah plastik.

1. Membuang Sampah pada Tempatnya

Foto: yuk mulai ajari si kecil buang sampah dengan 4 cara mudah ini 3

Foto: Orami Photo Stocks

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk mengatasi pencemaran tanah ialah dari hal kecil yakni membuang sampah pada tempatnya.

Biasakan untuk membuang sampah plastik di tempat sampah, bukan sembarangan agar lingkungan tetap bersih dan tanah pun tidak tercemari.

Moms juga harus membiasakan si kecil untuk menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Sebab, perubahan kecil bisa sangat berarti untuk ekosistem di masa mendatang.

2. Pisahkan Tempat Sampah Sesuai Jenisnya

Setelah membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, lakukan pemisahan sampah organik dan anorganik.

Dalam jurnal berjudul Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga (Sampah Anorganik) sampah organik merupakan sampah yang mudah terurai, sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang sulit terurai seperti plastik, botol kaca, besi, dan lainnya.

Hal ini dilakukan agar memudahkan orang lain atau diri sendiri ketika ingin mendaur ulang sampah.

Baca Juga: 7 Manfaat Hutan Bakau untuk Lingkungan yang Wajib Kita Tahu!

3. Reduce, Reuse, dan Recycle

Foto: yuk mulai ajari si kecil buang sampah dengan 4 cara mudah ini 1

Foto: Orami Photo Stocks

Cara mengatasi pencemaran tanah akibat sampah plastik yang ketiga ialah melakukan 3R yakni reduce (kurangi), reuse (gunakan kembali) dan recycle (olah kembali).

Cara ini hanya bisa digunakan untuk sampah-sampah anorganik seperti sampah plastik.

Moms bisa mengolah limbah plastik ini menjadi sesuatu karya yang bermanfaat atau bernilai jual tinggi.

Sebagai contoh, mengubah plastik menjadi tas, mengubah botol minuman jadi vas bunga, dan lainnya.

4. Gunakan Tempat Makan dan Minum yang Bisa Digunakan Berulang

Cara mengatasi pencemaran tanah akibat sampah plastik berikutnya ialah dengan menggunakan tempat makan dan minum yang dapat dipakai berulang.

Cara ini tentu efektif untuk mengurangi limbah plastik dan pencemaran tanah.

Moms bisa membekali si kecil botol minum tumbler dan wadah makan yang tidak sekali buang. Selain itu, cara ini juga lebih higienis lho, Moms.

5. Pakai Kantong Belanja Sendiri

Foto: Belanja dengan bijak

Foto: Orami Photo Stocks

Apakah Moms yang termasuk yang menggunakan plastik sebagai tas belanja? Jika ya, sebaiknya Moms mulai mengubah kebiasaan itu.

Bawalah kantong belanja sendiri yang terbuat dari kain atau daur ulang limbah plastik dan bisa dipakai berulang.

Dengan begini, Moms turut andil dalam mengurangi limbah plastik.

Baca Juga: Mengenal Mikroplastik, Potongan Plastik yang Mengancam Kesehatan Tubuh dan Lingkungan

6. Tidak Memakai Sedotan Plastik

Cara mengatasi pencemaran akibat limbah plastik selanjutnya ialah dengan tidak menggunakan sedotan plastik.

Tahukah Moms, tak sedikit hewan laut maupun darat yang terluka akibat sedotan plastik ini mengenai tubuhnya.

Oleh karena itu, sebaiknya Moms mengganti kebiasaan menggunakan sedotan plastik dengan sedotan bambu atau stainless steel.

Keduanya bisa digunakan berulang dan tidak menjadi limbah sampah hingga mencemari tanah dan lingkungan.

7. Gunakan Wadah Penyimpanan Khusus

Selain menggunakan tas belanja yang dapat dipakai berkali-kali, Moms juga bisa menyimpan bahan makanan seperti sayuran, ikan, daging, dan bumbu masak lainnya menggunakan wadah penyimpanan.

Cara ini tak hanya mengurangi pemakaian plastik, tetapi juga membuat bahan-bahan masakan tersebut terlihat lebih rapi juga higienis.

Baca Juga: Selamat Hari Bumi! Ketahui Sejarahnya Agar Makin Sayang dengan Lingkungan

Nah, itulah sejumlah langkah dan cara mengatasi pencemaran tanah yang bisa Moms praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mudah bukan? Jangan lupa untuk mengenalkan si kecil terkait apa itu pencemaran tanah, lingkungan dan cara mengatasinya agar Si Kecil lebih cinta alam dan turut menjaga kelestariannya.

  • https://environment-indonesia.com/cara-mudah-mengurangi-pencemaran-tanah/
  • https://sipil.ub.ac.id/sarjana/kerusakan-tanah-jenis-penanggulangan-dan-pencegahan/?print=pdf
  • https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/16/140000069/pencemaran-tanah-pengertian-dan-penyebab?page=all