Sebutkan ras suku bangsa yang mendiami wilayah amerika serikat

Jakarta -

Benua Amerika merupakan satu dari enam benua yang ada di dunia. Penduduk asli benua Amerika awalnya mendiami wilayah Amerika Utara. Seperti apa sosoknya?

Benua Amerika terletak di 35 BB-170 BB dan 83 LU-55 LS. Secara geografis, benua ini terletak di belahan bumi barat di antara Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik, serta terletak di antara Samudra Arktik dan Samudra Pasifik.

Benua Amerika terdiri dari dua benua, Amerika Utara dan Amerika Selatan. Zona iklim kedua benua tersebut sangat berbeda. Amerika Utara memiliki iklim subarktik di utara, secara bertahap memanas ke selatan dan akhirnya menjadi tropis di dekat tanah genting selatan.

Sementara itu, di Amerika Selatan, iklim di utara adalah tropis, kemudian menjadi lebih dingin di selatan, dan akhirnya menjadi iklim laut yang dingin di Cape Horn, dilansir dari Ensiklopedia Britannica.

Siapa penduduk asli benua Amerika?

Pada abad ke-15, ketika pemukim Eropa mulai tiba di Amerika Utara, benua itu kaya akan populasi penduduk asli Amerika. Ratusan ribu orang tinggal di berbagai lingkungan dari pantai ke pantai. Masing-masing komunitas atau bangsa memiliki budaya yang berbeda, dilansir dari Library of Congress.

Berabad-abad setelah kedatangan orang Eropa terjadi pergolakan yang luar biasa. Hal tersebut disebabkan oleh perluasan wilayah pemukiman dan pertumbuhan penduduk yang mengakibatkan penduduk asli Amerika dipindahkan, diganti namanya, digabungkan, dibubarkan, dan dalam beberapa kasus dihancurkan.

Penduduk asli benua Amerika adalah orang Indian. Mereka disebut juga orang Indian Amerika, Amerindian, Amerin, aborigin Amerika atau First Nation, anggota dari salah satu masyarakat aborigin di Belahan Barat. Dalam berbagai sumber disebutkan bahwa suku Indian mendiami wilayah Amerika Utara yang sekarang disebut Amerika Serikat.

Dilansir dari New World Encyclopedia, kata 'India' berasal dari penemuan Christopher Columbus yang salah mengira bahwa ia telah tiba di Hindia Timur. Sekitar 12 ribu tahun yang lalu, terjadi migrasi penduduk dari Eurasia ke Amerika melalui Beringia, sebuah jembatan darat yang sebelumnya menghubungkan dua benua melintasi tempat yang saat ini disebut Selat Bering.

Menurut temuan arkeologis, Beringian Barat (sebutan untuk orang Beringia) tinggal di dekat Sungai Yana di Siberia pada 30.000 SM. Namun, ada banyak perdebatan selama bertahun-tahun tentang waktu spesifik orang-orang tersebut mencapai sisi timur dan kapan mereka terisolasi sebagai orang-orang pendiri Amerika.

Bagaimana kehidupan penduduk asli Amerika?

Orang Amerika Pra-Columbus menggunakan teknologi dan budaya material seperti api, anjing peliharaan, peralatan batu dari berbagai jenis, tombak, busur lengkap dengan anak panahnya, tali, jaring, keranjang, dan tembikar.

Banyak penduduk asli Amerika yang berburu dan meramu. Sementara yang lain merupakan masyarakat agraris. Orang Indian Amerika memelihara hewan dan berbagai tanaman, termasuk jagung, kacang-kacangan, kabu, kentang, dan umbi-umbian lainnya. Masyarakat adat di Amerika berhasil memajukan pertanian selama ribuan tahun.

Simak Video "Bagaimana Benua Sundaland Bisa Tenggelam?"



(kri/row)

Kependudukan

Suku Indian merupakan peduduk asli Amerika. Namun jumlah mereka terus menyusut karena terus terdesak oleh perkembangan orang-orang kulit putih yang berdatangan ke Amerika sejak abad ke-15. Pada tahun 2007, diperkirakan jumlah penduduk Amerika mencapai 904.000.000 jiwa. Kepadatan penduduk Amerika mencapai 20,5 orang per km2. Laju pertumbuhan penduduk Benua Amerika tergolong sedang, yakni 0,9% per tahun.

Penduduk Amerika terdiri atas penduduk asli, penduduk pendatang, dan penduduk campuran. Penduduk aslinya adalah suku Eskimo dan Indian. Sedangkan penduduk pendatangnya berasal dari berbagai benua yang terdiri atas tiga ras utama, yaitu Ras Negroid dari Afrika, Ras Mongolia dari Asia, dan Ras Kaukasoid yang berkulit putih dari Eropa. Dalam perkembangannya penduduk pendatang dan penduduk asli saling berbaur hidup bersama sehingga dapat dijumpai adanya penduduk campuran.

Penduduk Amerika menganut beragam agama. Agama dengan jumlah pemeluk terbanyak ialah Katolik Roma yang pemeluknya tersebar di seluruh kawasan Amerika Selatan. Di Amerika Utara, banyak pemeluk agama Kristen Protestan. Agama lainnya yang dipeluk oleh penduduk Amerika meliputi Yahudi, Islam, Hindu, Buddha, Kong Hucu, serta kepercayaan animisme yang masih banyak dianut oleh suku Indian.

Artikel IPS Kelas 9 kali ini akan membahas keberagaman suku bangsa di dunia. 

--

Siapa yang sudah pernah bepergian ke luar negeri? Kalau kalian sudah pernah, tentu kalian bertemu dengan banyak orang yang memiliki latar belakang suku bangsa yang berbeda ya. Di dunia ini, ada banyak sekali suku bangsa yang berbeda-beda, lho! Oleh karena itu, suku bangsa tersebut digolongkan ke dalam kelompok-kelompok tertentu.

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan penggolongan suku bangsa? Penggolongan suku bangsa adalah proses klasifikasi individu berdasarkan ciri fenotip, asal usul geografis, wujud jasmani, dan tradisi suku. Pengelompokkan suku bangsa yang kita bahas kali ini adalah pengelompokan biologis, ya!

 

Benua Asia

Ternyata di benua Asia terdapat empat macam induk bangsa, lho. Ada apa saja, ya? Ada Mongoloid, Melayu, Dravida, dan Kulit Putih. Wah, Indonesia termasuk ke dalam induk bangsa melayu, kan? Yes, betul banget! Sekarang coba kita bahas satu persatu, ya.

 

Induk Bangsa Mongoloid

Kira-kira, induk bangsa Mongoloid ini ciri-ciri fisiknya seperti apa ya? Ciri-cirinya adalah berkulit putih atau kuning, rambut berwarna hitam dan lurus, mata sipit, dan memiliki ukuran tubuh yang cenderung kecil. Bangsa yang termasuk bangsa Mongoloid adalah Tiongkok, Jepang, Mongolia, Korea, Tibet, Mancuria, Kirgis, Myanmar, dan Thailand.

Baca Juga: Dampak Interaksi Antar Ruang di Bidang Ekonomi

 

Induk Bangsa Melayu

Hayo, mayoritas dari kalian pasti sudah cukup familiar dengan ciri-ciri fisik induk bangsa Melayu, kan? Yes, mereka yang termasuk ke dalam induk bangsa Melayu memiliki rambut hitam, kulit sawo matang, dan tinggi tubuh yang bisa dikategorikan sedang. Mirip kamu, ya? Hehehe. Induk bangsa Melayu menempati daerah-daerah Kepulauan Indonesia, Kepulauan Filipina, dan Jazirah Malaka.

 

Induk Bangsa Dravida

Kalau induk bangsa Dravida itu ciri-ciri fisiknya seperti apa, ya? Induk bangsa Dravida memiliki ciri-ciri kulit warna hitam, postur tubuh pendek, bentuk hidung pesek, rambut keriting, dan warna bola mata coklat. Bangsa Dravida menempati daerah-daerah di Sri Lanka dan India bagian Selatan.

 

Induk Bangsa Kulit Putih

Induk bangsa Kulit Putih tinggal di kawasan Asia Kecil, yaitu bangsa-bangsa Arab, Iran, Yahudi, Armenia, dan Hindu yang sebagian bertempat tinggal di Pakistan dan India. Mereka yang termasuk ke dalam induk bangsa Kulit Putih memiliki pigmentasi kulit putih, meskipun beberapa dari mereka tidak memilikinya secara keseluruhan.

 

Benua Afrika

Tahukah kamu, benua Afrika merupakan benua terbesar kedua, lho! Benua Afrika juga merupakan tempat asal bangsa negro yang populasinya juga sudah tersebar di seluruh dunia. Selain itu, di Afrika juga terdapat kebudayaan dan variasi agama, bahasa, dan suku yang berbeda-beda. Yuk, sekarang kita simak jenis-jenis suku bangsa di Afrika!

Ada 3 suku bangsa di Afrika. Suku bangsa yang pertama ini namanya bangsa negro. Bangsa Negro adalah suku bangsa utama di Afrika yang berkulit hitam. Oleh karena itu, Afrika disebut sebagai benua hitam, guys! Suku bangsa yang kedua disebut dengan bangsa Khoisan. Bangsa Khoisan ini adalah bangsa tertua dari ras manusia, lho!

Seperti bangsa Negro, bangsa Khoisan juga berkulit hitam dan berambut keriting. Bangsa yang ketiga disebut dengan bangsa Kulit Putih. Bangsa Kulit Putih ini tersebar di Afrika Utara dan Afrika Selatan. Ada 3 kelompok bangsa Kulit Putih, nih. Ketiga kelompok tersebut adalah bangsa Hamit, bangsa Semit, dan bangsa Indo-Eropa. Diingat-ingat ya!

 

Benua Eropa

Hayo, siapa di antara kalian yang kelak ingin tinggal di Eropa? Psst tahukah kamu, benua Eropa terbentuk sebagai akibat dari proses separasi Asia. Jadi awalnya, Eropa itu bukan sebuah benua sendiri, lho. Menurut ciri-ciri fisiknya, bangsa eropa dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu bangsa Nor, bangsa Alpen, dan bangsa Mediteran.

Baca Juga: Interaksi Antar Ruang: Bentuk Kerjasama Antar Negara

Bangsa Nor ini memiliki ciri-ciri rambut pirang, bermata biru, memiliki tengkorak panjang, dan bentuk muka yang cenderung sempit. Biasanya bangsa Nor tersebar di Norwegia, Inggris, Denmark, Jerman Utara, dan Belanda Utara. Bangsa selanjutnya adalah bangsa Alpen. Kalau bangsa Alpen ini memiliki rambut dan mata yang berwarna hitam.

Selain itu, mereka juga cenderung tidak begitu tinggi dengan tengkorak dan mata yang lebar. Lalu, bagaimana dengan bangsa Mediteran? Bangsa Mediteran memiliki bentuk fisik yang kurang lebih sama dengan bangsa Nor, tetapi rambut dan matanya berwarna hitam. Bangsa Mediteran ada di daerah Portugal, Spanyol, Italia Selatan, dan Yunani.

 

Benua Amerika

Kamu sudah tau belum, Amerika Serikat, salah satu negara di benua Amerika, adalah negara yang dijuluki negara Super Power, lho! Amerika Serikat dikenal seperti itu karena memiliki ekonomi dan kekuataan militer terbaik di dunia. Keren banget, ya!

Penduduk benua Amerika terdiri atas penduduk asli, penduduk pendatang, dan penduduk campuran. Penduduk aslinya adalah suku eskimo dan Indian. Sedangkan penduduk pendatangnya berasal dari berbagai benua yang terdiri atas tiga ras utama, yaitu ras Negroid dan Afrika, Ras Mongolia dari Asia, dan Ras kaukasoid yang berkulit putih dari Eropa.

 

Benua Australia

Apakah kalian tahu bahwa Australia pertama ditemukan oleh bangsa Eropa pada abad ke-7 dan didirikan oleh tahanan-tahanan Inggris? Penduduk asli dari Australia adalah suku aborigin. Ciri-ciri penduduk aborigin adalah berkulit hitam, rambut keriting , bibir tebal, dan berkelopak mata lurus. Diperkirakan suku Aborigin telah menetap di Australia sejak 60.000 tahun lalu. Jumlah penduduk Aborigin sangat kecil jika dibandingkan dengan para pendatang.

Akhirnya selesai deehhhh! Gimana? Sudah mengerti tentang perubahan keruangan dan interaksi antarruang negara-negara Asia dan benua lainnya? Jika belum, yuk belajar bersama di ruangbelajar! Di sana, kamu bisa belajar banyak materi pelajaran yang dikemas dengan video animasi menarik. Jadiii, kamu lebih mudah paham dehh!