Peristiwa tersebut menunjukkan adanya hubungan antar gatra yaitu

Home / PPKN / Soal

Perhatikan cerita berikut!

Pemilu di Indonesia dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Sebelum diselenggarakan pemilu, partai politik atau perorangan yang maju dalam pemilu melakukan kampanye untuk menarik simpati warga Negara yang memiliki hak pilih. Kampanye dilakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan menggunakan adat daerah masing-masing. Dengan menampilkan adat daerah masing-masing saat pemilu, diharapkan banyak warga Negarayang memiliki hak pilih tertarik mengikuti pemilu.

Cerita tersebut menunjukkan contoh adanya hubungan antargatra yaitu ....

    A.  gatra ideologi dengan gatra politik

    B.  gatra ekonomi dengan gatra ideologi

    C.  gatra politik dengan gatra sosial budaya

    D.  gatra sosial budaya dengan gatra ekonomi

    E.   gatra pertahanan keamanan dengan gatra ideologi

Pembahasan:

Cerita tersebut menunjukkan contoh adanya hubungan antargatra yaitu gatra politik dengan gatra sosial budaya.

Jawaban: C

----------------#----------------

Jangan lupa komentar & sarannya

Email:

Kunjungi terus: masdayat.net OK! 😁

Newer Posts Older Posts

GH Dhafi Quiz

Find Answers To Your Multiple Choice Questions (MCQ) Easily at gh.dhafi.link. with Accurate Answer. >>

tirto.id - Trigatra dan Pancagatra serta antargatra memiliki hubungan timbal balik yang erat yang disebut sebagai korelasi dan interdependensi.

Trigatra dan Pancagatra merupakan aspek penting dalam konsepsi Wawasan Nusantara.

Lebih lanjut, trigatra meliputi 3 aspek alamiah kehidupan nasional yaitu: aspek geografi, demografi (kependudukan), dan kekayaan alam.

Sedangkan, konsep Pancagatra merupakan aspek kemasyarakatan yang terdiri dari 5 aspek, yaitu: aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan aspek pertahanan keamanan.

Selanjutnya, pada konsep Trigatra disebutkan oleh Wiku Adisasmito bahwa di dalamnya terkandung unsur-unsur alamiah yang bersifat relatif tetap dan statis.

Dikutip dari modul PPKn SMA Kelas X disebutkan bahwa terdapat korelasi dan interdependensi antara Trigatra, Pancagatra dan antargatra itu sendiri.

Hubungan timbal balik itu meliputi:

1. Kemampuan bangsa dan Negara dalam mendayagunakan secara optimal gatra Alamiah (Trigatra) sebagai modal dasar untuk penciptaan kondisi dinamis yang merupakan kekuatan dalam penyelenggaraan kehidupan nasional (Pancagatra) yang pada hakekatnya merupakan bagian penting dalam ketahanan nasional.

2. Hubungan antargatra dalam keseluruhan kehidupan nasional (Astagatra) terdapat dalam pengertian holistik ketahanan nasional, yaitu sebagai suatu tatanan yang utuh, menyeluruh, dan terpadu.

3. Kekuatan di salah satu atau beberapa gatra dapat dimanfaakan untuk memperkuat gatra lain serta mempengaruhi kondisi secara keseluruhan.

Sebaliknya kelemahan dari di salah satu gatra dapat mengakibatkan kelemahan di gatra lain.

4. Makna dari ketahanan nasional merupakan suatu resultan keterkaitan integratif dari kondisi-kondisi dinamik kehidupan bangsa di bidang-bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan dan bukan suatu penjumlahan ketahanan dari setiap gatranya.

Sementara itu, hubungan antargatra dijabarkan sebagai berikut:

1. Antara Gatra Geografi dan Kekayaan Alam

Kekayaan alam dapat mempengaruhi karakter geografi, juga sebaliknya karakter geografi sangat mempengaruhi jenis, kualitas dan persebaran kekayaan alam.

2. Antara Gatra Geografi dan Gatra Kependudukan

Karakter geografi mempengaruhi kehidupan dari penduduknya seperti bentuk-bentuk kehidupan dan penghidupan serta persebaran pendudukan.

Hal ini juga berlaku sebaliknya, gatra kependudukan sangat erat kaitannya dengan karakter geografi.

3. Antara Gatra Kependudukan dan Gatra Kekayaan Alam;

Kehidupan dan penghidupan pendudukan dipengaruhi oleh jenis, kualitas, kuantitas dan persebaran kekayaan alam, demikian pula sebaliknya jenis, kualitas, kuantitas dan persebaran kekayaan alam dipengaruhi oleh faktor-faktor kependudukan khususnya kekayaan alam yang dapat diperbaharui.

Kekayaan alam mempunyai manfaat nyata jika telah diolah oleh penduduk yang memiliki kemampuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

4. Hubungan Antargatra dalam Pancagatra; Setiap gatra dalam Pancagatra memberikan kontribusi tertentu pada gatra-gatra lain dan sebaliknya setiap gatra menerima kontribusi dari gatra-gatra lain secara terintegrasi.

a. Antara Gatra Ideologi dengan Gatra Politik, Ekonomi, Sosial-Budaya, Pertahanan dan Keamanan

Memiliki maksud bahwa ideologi seluruh gatra dalam Pancagatra ditujukan untuk memelihara kelangsungan hidup bangsa dan pencapaian tujuan nasional sebagai suatu falsafah bangsa dan landasan idiil negara merupakan nilai penentu bagi kehidupan nasional.

b. Antara Gatra Politik dengan Gatra Ideologi, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan;

Artinya kehidupan politik bangsa dipengaruhi oleh bermacam hal yang saling berkaitan.

Dengan demikian, kehidupan politik yang mantap dan dinamis menjalankan kebenaran ideologi, memberikan iklim yang kondusif untuk pengembangan ekonomi, budaya, pertahanan dan keamanan.

Hal ini juga dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan dan kesadaran politik, tingkat kemakmuran ekonomi, ketaatan beragama, keakraban dan rasa keamanannya.

c. Antara Gatra Ekonomi dengan Gatra Ideologi, Politik, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan;

Keadaan ekonomi yang stabil, maju dan merata menunjang stabilitas dan peningkatan ketahanan aspek lain.

Hal ini berarti kehidupan ekonomi yang tumbuh mantap dan merata, akan menyakinkan kebenaran ideologi yang dianut, mendinamisir kehidupan politik dan perkembangan budaya serta mendukung pengembangan Pertahanan dan Keamanan.

d. Antara Gatra Sosial Budaya dengan Gatra Ideologi, Politik, Ekonomi, Pertahanan dan Keamanan;

Keadaan yang terintegrasi secara serasi, stabil, dinamis, berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana aman dan damai.

Hal tersebut akan berdampak positif dalam menyakinkan kebenaran ideologi, memberikan iklim yang kondusif untuk kehidupan politik yang berbudaya, kehidupan ekonomi yang tetap mementingkan kebersamaan serta kehidupan pertahanan dan keamanan yang menghormati hak-hak individu.

e. Antara Gatra Pertahanan dan Keamanan dengan Gatra Ideologi, Politik, Ekonomi dan Sosial Budaya;

Dalam arti kondisi kehidupan pertahanan dan keamanan yang stabil, dinamis, maju dan berkembang di seluruh aspek kehidupan akan memperkokoh dan menunjang kehidupan ideologi, politik, ekonomi dan budaya.

Astagatra dalam Pendekatan Kesejahteraan dan Keamanan

Kesejahteraan dan keamanan tergantung dari peran dan sifat dari masing-masing gatra, yaitu:

(1) Gatra Alamiah mempunyai peranan sama besar baik untuk kesejahteraan maupun untuk keamanan.

(2) Gatra Ideologi, Politik dan Sosial Budaya mempunyai peranan sama besar untuk kesejahteraan dan keamanan.

(3) Gatra Ekonomi mempunyai peranan lebih besar untuk kesejahteraan dari pada peranan untuk keamanan.

(4) Gatra Pertahanan dan Keamanan mempunyai peranan lebih besar untuk keamanan dari pada peranan untuk kesejahteraan.

Baca juga:

  • Implementasi Wawasan Nusantara dalam Kehidupan Pertahanan
  • Apa Saja Aspek Trigatra dan Pancagatra dalam Wawasan Nusantara?

Baca juga artikel terkait ANTARGATRA atau tulisan menarik lainnya Anisa Wakidah
(tirto.id - wkd/tha)

Penulis: Anisa Wakidah Editor: Dhita Koesno Kontributor: Anisa Wakidah

Subscribe for updates Unsubscribe from updates

Video yang berhubungan

Hubungan antargatra dalam wawasan nusantara saling timbal balik dan erat. (unsplash/WilliamKusno)

adjar.id – Adjarian dalam wawasan nusantara terdapat pancagatra dan trigatra yang di mana memiliki hubungan antargatra.

Wawasan nusantara sendiri merupakan cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.

Kali ini kita akan membahas mengenai hubungan antargatra yang ada di dalam wawasan nusantara yang juga menjadi materi PPKn kelas 10 SMA.

Nah, hakikat wawasan nusantara sendiri yaitu keutuhan nusantara dalam cara pandang yang utuh dan menyeluruh terhadap lingkungan nusantara demi kepentingan nasional.

Baca Juga: Mengenal Konsep Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia

O iya, di dalam wawasan nusantara sendiri terdapat aspek trigatra atau alamiah dan pancagatra atau sosial.

Trigatra sendiri terdiri atas posisi dan lokasi geografis negara, keadaan dan kekayaan alam, serta keadaan dan kemampuan penduduk.

Sementara Pancagatra terdiri atas aspek sosial masyarakat, seperti ideologi, ekonomi, sosial budaya, politik, dan pertahanan keamanan.

Yuk, kita simak penjelasan mengenai hubungan antargatra yang ada di dalam wawasan nusantara berikut ini!

“Konsep wawasan nusantara merupakan konsep dalam cara pandang dan pengaturan yang mencakup segenap kehidupan bangsa yang bernama astagatra.”


Page 2

Hubungan antargatra dalam wawasan nusantara saling timbal balik dan erat. (unsplash/WilliamKusno)

Hubungan Antargatra

O iya, antara trigatra, pancagatra, dan antargatra sendiri memiliki beberapa hubungan timbal balik yang erat bernama korelasi dan interdependensi, yang berarti:

1. Ketahanan nasional pada hakikatnya bergantung pada kemampuan bangsa dan negara dalam mendayagunakan secara optimal trigatra dan pancagatra.

Jadi trigatra sebagai modal dasar untuk menciptakan kondisi dinamis yang merupakan kekuatan dalam penyelenggaraan kehidupan nasional atau pancagatra.

2. Ketahanan nasional merupakan suatu pengertian holistik, yaitu suatu tatanan yang utuh, menyeluruh dan terpadu.

Adanya hubungan antargatra di dalam keseluruhan kehidupan nasional yang disebut sebagai astagatra yaitu trigatra dan pancagatra.

Baca Juga: Mengenal Aspek-Aspek Pancagatra yang Ada di Wawasan Nusantara

3. Kelemahan di salah satu gatra bisa mengakibatkan kelemahan di gatra lain dan bisa memengaruhi kondisi secara keseluruhan.

Akan tetapi, bisa juga beberapa gtara didayagunakan untuk memperkuat kondisi gatra lain yang lemah dan memengaruhi kondisi secara keseluruhan.

4.Ketahanan nasional bukan merupakan suatu penjumlahan ketahanan segenap gatranya, tetapi keterkaitan yang integratif dari kondisi dinamik kehidup bangsa.

“Hubungan antargatra terjadi hubungan timbal balik yang erat dan dinamakan sebagai korelasi dan interdependensi.”


Page 3

Hubungan antargatra dalam wawasan nusantara saling timbal balik dan erat. (unsplash/WilliamKusno)

Hubungan antargatra selanjutnya yaitu:

1. Gatra Geografi

Gatra geografi di mana karakter geografi sangat memengaruhi jenis, persebaran, kualitas kekayaan alam dan sebaliknya kekayaan alam bisa dipengaruhi oleh karakter geografi.

2. Antara Gatra Geografi dan Gatra Kependudukan

Bentuk-bentuk kehidupan dan penghidupan serta persebaran penduduk sangat erat kaitannya dengan karakter geografi.

Nah, begitu pula sebaliknya, karakter geografi juga bisa memengaruhi kehidupan dari penduduk itu sendiri.

Baca Juga: Mengenal Aspek Trigatra dalam Wawasan Nusantara bagi Negara Indonesia

3. Antara Gatra Kependudukan dan Gatra Kekayaan Alam

Kehidupan dan penghidupan penduduk dipengaruhi oleh kualitas, jenis, kuantitas, dan persebaran kekayaan alam.

Demikian juga sebaliknya, di mana jenis, kuantitas, kualitas, dan persebaran kekayaan alam dipengaruhi juga oleh kependudukan khususnya kekayaan alam yang bisa diperbarui.

Kekayaan alam ini memiliki manfaat nyata jika bisa dioleh oleh penduduk yang memiliki kemampuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

4. Hubungan Antargatra dalam Pancagatra

Adjarian, setiap gatra dalam pancagatra memberikan kontribusi tertentu pada gatra lain.

Sebaliknya, setiap gatra menerima kontribusi dari gatra-gatra lain secara terintegrasi, yang terbagi menjadi:

“Hubungan antara gatra geografi merupakan salah satu bentuk hubungan antargatra dalam wawasan nusantara.”


Page 4

Hubungan antargatra dalam wawasan nusantara saling timbal balik dan erat. (unsplash/WilliamKusno)

• Hubungan antara gatra ideologi dengan gatra politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.

• Hubungan antara gatra politik dengan gatra ideologi, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.

• Hubungan antara gatra ekonomi dengan gatra ideologi, sosial budaya, politik, serta pertahanan dan keamanan.

• Hubungan antara gatra sosial budaya dengan gatra ideologi, ekonomi, politik, serta pertahanan dan keamanan.

• Hubungan antara gatra pertahanan dan kemanan dengan gatra ideologi, ekonomi, sosial budaya, dan politik.

Baca Juga: Wawasan Nusantara: Hakikat, dan Asas dalam Konteks Negara Indonesia

Nah, itu tadi Adjarian, hubungan antargatra dalam wawasan nasional yang di mana terjadi hubungan timbal balik antara pancagatra dan trigatra.

Yuk, sekarang coba jawab soal di bawah ini!

Pertanyaan

Apa yang dimaksud hubungan antara gatra geografi dan gatra kependudukan?

Petunjuk: Cek halaman 3.