Komponen Motor bensin yang berfungsi untuk menampung Bahan Bakar adalah

Begini Cara Menghilangkan...

Cara menghilangkan karat pada mobil adalah hal yang harus Sahabat ketahui. Karat pada mobil sendiri bisa mengakibatkan dampak negatif yang serius. Maka tak heran, bila cara menghilangkan pada mobil menjadi pengetahuan yang harus Sahabat miliki.

Kalau belum tahu cara menghilangkan karat pada mobil, jangan khawatir. Pasalnya, artikel ini akan memberitahu Sahabat cara melakukan hal tersebut. Bila Sahabat penasaran, simak saja list-nya di bawah ini!

Ketahui Dulu Bagian Mana Mobil Mana Saja yang Berkarat

Sebelum melakukan cara-cara lainnya, Sahabat harus tahu terlebih dahulu mana saja bagian mobil yang berkarat. Mengetahui bagian mobil yang berkarat bisa dilakukan dengan cara perotasian roda mobil.

Ada beberapa bagian mobil yang rentan mengalami karat. Area bagasi, pintu mobil, roda, dan bodi mobil adalah beberapa di antaranya. Khusus bodi mobil, area sambungan logam adalah area yang paling rentan terkena karat.

Cucilah Mobil Secara Berkala

Selain bikin mobil jadi lebih bersih, mencuci mobil secara berkala juga bikin mobil terbebas dari karat. Bila ingin melakukan cara ini, kami sarankan untuk melakukannya di pagi atau siang hari. Di waktu-waktu itu, mobil akan cepat kering setelah usai dicuci.

Selain mencuci secara rutin, Sahabat juga mesti mencuci mobil Sahabat, bila mobilnya terkena. hujan. Air hujan sendiri mengandung zat asam yang berpotensi bikin bodi mobil berkarat.

Rendamlah Bagian Mobil yang Terkena Karat ke Dalam Cuka

Bila Sahabat menemukan satu bagian mobil yang terkena karat, Sahabat bisa memakai cara ini. Caranya sendiri tidaklah rumit. Lepas satu bagian mobil yang berkarat itu. Lalu, rendamlah ke dalam larutan cuka selama 1 hingga 2 hari.

Bila masih tetap berkarat, tetap rendam bagian itu hingga karatnya betul-betul hilang. Agar karatnya bisa makin hilang, Sahabat bisa menyikat bagian berkarat itu, setelah bagian tersebut direndam ke dalam cuka.

Sikatlah Bagian Mobil dengan Baking Soda

Jika cara sebelumnya terasa ribet untuk Sahabat, cara ini barangkali bisa Sahabat lakukan. Sahabat hanya perlu menyikat bagian mobil yang berkarat dengan baking soda.

Sebelum melakukannya, pastikan baking sodanya telah dilarutkan ke dalam air terlebih dulu. Pastikan untuk melakukan cara ini secara berkala, agar karatnya bisa cepat menghilang.

Jika tidak memiliki baking soda, Sahabat juga bisa memakai bahan lain sebagai pengganti. Jeruk nipis atau garam adalah dua di antaranya. Sahabat bisa memakai salah satu atau kedua bahan itu.

Jika memakai keduanya, Sahabat bisa menaburi garam terlebih dulu pada bagian yang berkarat. Habis itu, baru direndam ke dalam campuran air dan jeruk lemon.

Gunakanlah Rust Remover

Jika Sahabat sudah melakukan cara nomor 1 hingga 3 namun karat masih saja ada, maka Sahabat bisa melakoni cara ini. Rust remover sendiri merupakan cairan kimia yang dikhususkan untuk menghilangkan karat pada mobil.

Cara menggunakan rust remover tidaklah sulit. Sahabat hanya perlu merendam bagian yang berkarat ke dalam cairan rust remover selama 15 menit hingga 8 jam. Lamanya durasi perendaman sangat tergantung dari seberapa besar karat pada bagian mobil tersebut.

Tutuplah Bagian yang Berkarat dengan Dempul

Cara ini dilakukan bila karat pada bagian mobil justru bikin bagian mobilnya berlubang. Ada beberapa tahap untuk melakukan cara ini. Pertama, Sahabat harus membersihkan bagian yang berkarat dengan amplas ataupun grinder.

Sesudah itu, Sahabat bisa langsung menutup bagian yang berkarat itu dengan dempul. Sahabat pun bisa melakukan pengecatan setelah bagian yang berkarat itu selesai didempul. Lakukan perataan pada bagian yang telah didempul itu dengan menggunakan amplas.

Pengecatan sendiri dilakukan sebanyak dua kali. Pengecatan pertama dilakukan dengan cat primer. Sementara pengecatan kedua dilakukan dengan memakai clear coat.

Bawalah Mobil ke Bengkel Resmi

Kalau yang satu ini dilakukan bila karat pada mobil Sahabat sudah sangat parah. Di bengkel resmi, mobil Sahabat akan diberi perawatan menyeluruh. Mulai dari menghilangkan karat, hingga melakukan perlindungan terhadap karat.

Bila kondisi karat pada mobil sangat parah, maka tidak menutup kemungkinan mobil akan dirombak besar-besaran. Cara yang terakhir ini memang membutuhkan biaya tak sedikit. Namun, sangat efektif khususnya bila karat di mobil sudah tidak bisa diantisipasi lagi oleh Sahabat.

Dampak Negatif Karat Pada Mobil

Membiarkan mobil dalam kondisi berkarat akan sangat membahayakan. Sebab, hal itu akan memberikan dampak negatif pada mobil itu sendiri. Adapun beberapa di antaranya adalah:

Mobil akan tidak nyaman dan aman saat dikendarai.

Karat pada mobil akan sangat membahayakan. Apalagi, jika karatnya berada pada bagian-bagian penting. Bila itu sampai terjadi, maka mobil akan sangat tidak nyaman dan aman. Terutama, saat hendak dikendarai.

Menimbulkan bolong pada bagian mobil yang terkena karat

Karat yang tidak dihilangkan akan menimbulkan efek buruk dalam jangka panjang. Salah satunya adalah munculnya lubang pada bagian mobil yang berkarat. Hal itu tentu akan membuat penampilan mobil tidak enak dilihat, sekaligus merusak bagian mobil yang telah berkarat.

Membuat biaya perawatan mobil kian membengkak

Mobil yang berkarat juga membuat biaya perawatan mobil membengkak. Sebab, nantinya Sahabat tidak hanya harus melakukan servis berkala pada mobil. Tetapi juga memperbaiki bagian mobil yang berkarat.

Biaya perawatan akan semakin membengkak jika karat mobilnya sangat parah, dan bikin mobil Sahabat harus dirombak ulang. Selain bikin biaya perawatan membengkak, karat mobil juga bikin harga jualnya kian menurun.

Manfaat Menghilangkan Karat Pada Mobil

Karena dampak negatifnya yang banyak, maka Sahabat harus mulai rajin melakukan langkah pencegahan. Salah satunya dengan melakukan sejumlah cara menghilangkan karat pada mobil yang sudah kami sampaikan di atas.

Ada manfaat tersendiri bila Sahabat berhasil menghilangkan karat pada mobil. Manfaat-manfaat itu adalah:

Membuat Sahabat Bisa Berkendara dengan Aman dan Nyaman

Sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya, kalau karat pada mobil bisa bikin mobil Sahabat tidak nyaman dan aman. Dengan menghilangkan karat pada mobil, Sahabat secara tak langsung telah membuat mobil Sahabat kembali nyaman dan nyaman.

Menghemat Biaya Perawatan Mobil

Bagian mobil yang berkarat akan menambah biaya perawatan mobil Sahabat. Apalagi, jika karatnya makin parah dan mengharuskan Sahabat untuk melakukan perombakan ulang.

Untuk itulah, mengapa Sahabat harus mulai melakukan cara menghilangkan karat pada mobil. Jika Sahabat bisa menghilangkan karat pada mobil, maka Sahabat secara tak langsung mengurangi biaya perawatan mobil Sahabat.

Menambah Nilai Jual Mobil Sahabat

Mobil yang bebas dari karat merupakan mobil yang terawat. Semakin terawat sebuah mobil, maka nilai jualnya akan semakin tinggi. Hal itu tentu sangat menguntungkan, terutama saat nanti hendak menjual mobil Sahabat.

Demikianlah cara menghilangkan karat pada mobil, serta informasi terkait lainnya. Semoga bermanfaat dan bisa dipraktekkan oleh Sahabat sekalian. Sampai bertemu di arikel selanjutnya!

Penulis: Anggie Warsito

Komponen Sistem Bahan Bakar Mesin Bensin dan Fungsi nya - Selamat datang di blog Yulia Amira !!, Info kali ini adalah tentang Komponen Sistem Bahan Bakar Mesin Bensin dan Fungsi nya !! Semoga tulisan singkat dengan kategori Mesin !! Otomotif !! ini bermanfaat bagi anda yang membutuhkan. Dan untuk anda yang baru berkunjung kenal dengan blog sederhana ini, Jangan lupa ikut menyebarluaskan postingan bertema Komponen Sistem Bahan Bakar Mesin Bensin dan Fungsi nya ini ke social media anda, Semoga rezeki berlimpah ikut di permudahkan sang khalik yang maha kuasa, Selengkapnya lansung lihat infonya dibawah -->

Sistem bahan bakar bensin konvensional terdiri atas beberapa komponen, yaitu tangki bahan bakar (fuel tank), pipa isap  (suction tube), saringan (fuel filter), pompa (fuel pump), saringan udara, dan karburator (carburetor). Gambar dibawah ini memperlihatkan sistem bahan bakar bensin konvensioanal.

Gambar Skema sistem bahan bakar bensin konvensional

Bahan bakar bensin yang tersimpan dalam tangki di alirkan melalui saringan,slang,dan pipa isap. Bensin yang sudah disaring, dikeringkan ke karburator oleh pompa bahan bakar. Karburator mencampur bensin dengan udara menggunakan perbandingan tertentu. Campuran bensin dan udara dalam membentuk kabut kemudian mengalir melalui intake manifold ke dalam silinder-silinder.

Fungsi dan Cara kerja kompenen sistem bahan bakar bensin

1. Tangki bensin

Tangki bensin berfungsi untuk menyimpan persediaan bensin sebelum disalurkan ke dalam sistem bahan bakar. Perhatikan bagian-bagian tangki bensin pada gambar di bawah ini.

Di bagian luar tangki terdapat  lubang masuk untuk pengisian bensin dan pipa-pipa penyaluaran bensin ke dan dari karburator. Adapun bagian dalam tangki terdapat:

  • dinding pemisah (separator) yang berfungsi sebagai goncangan bensin saat kendaraan berhenti mendadak atau berjalan dijalan yang kasar.
  • pengukur isi bensin (fuel sender gauge) untuk mengetahui jumlah isi bensin didalam tangki.

2. Saringan bensin (fuel filter) 

Saringan bensin berfungsi menyaring kotoran yang terkandung dalam bensin sebelum diisap oleh pompa bensin dan disalurkan ke karburator. Saringan bensin yang sudah penuh dengan kotoran tidak dapat diperbaiki, tetapi harus diganti dalam satuan unit.Saringan bensin yang tersumbat akan menyebabkan berkurangnya jumlah pengiriman bahan bakar ke barburator, terutama pada saat mesin kecepatan tinggi atau pada saat beban yang sangat besar.

3. Charcoal canister

Pada beberapa model mesin bensin, sistem bahan bakar dilengkapi dengan charcoal canister yang berfungsi menampung sementara gas HC (hidrokarbon), yang berbahaya, yang biasa dihasilkan dari dalam tangki bensin.Gas HC ini tidak boleh dikeluarkan ke udara luar. Charcoal canister manampung sementara gas HC yang berbahaya itu dan memisahkannya dari uap bensin. Pada saat mesin hidup, gas tersebut di alirkan keruang bakar melalui karburator kemudian dibakar.

4. Pompa bensin

Pompa bensin berfunsi mengisap bensin dari tangki dan menyalurkannya ke karburator. Pompa bensin yang digunakan pada mobil ada dua macam, yaitu pompa bensin mekanik dan pompa bensin elekrik.Pada pompa bensin mekanik, terdapat membran yang berfungsi mengisap dan menekan bensin. Membran digerakkan oleh tuas penggerak, sedangkan tuas pengerak sendiri digerakkan oleh bubungan (nok) pada poros nok (camshaft).Pada pompa bensin elektrik plunyer, digunakan transistor yang dapat menyalurkan arus listrik secara periodik pada lilitan kawat (coil) sehingga terrjadi gerak bolak balik pada plunyer. Gerak plunyer ini mengisap dan menekan bensin melalui katup keluar.

5. Saringan udara

Saringan udara berfungsi menyaring  udara yang akan masuk ke karburator. Perhatikan komponen-kompenen saringan udara pada gambar ini.

6. Manifold masuk dan manifold keluar

Bensin dan udara yang sudah dicampur pada karburator, disalurakan ke dalam silinder melalui manifold masuk (intake manifold). Adapun gas sisa pembakaran dikeluarkan ke pipa pembuangan melalui manifold keluar (exhaust manifold). Komponen-kompenen saluran masuk dan saluran keluar.

7. Pipa gas buang dan knalpot (muffler)

Pipa gas buang berfungsi menyalurkan gas bekas pembakaran dari manifold keluar. Sementara itu knalpot berfungsi meredam suara agar pipa gas buang tidak mengeluarkan suara.

8. Karburator

Udara dan bensin dicampur di dalam karburator, sehingga menghasilkan campuran yang sesuai dengan kondisi kerja mesin. Gambar dibawah memperlihatkan konstruksi dasar sebuah karburator model turun. Karburator model arus turun ini paling banyak dipakai pada kendaraan mobil.Bentuk dasar karburator terdiri atas ruang pencampur dan ruang pelampung. Pada ruang pencampur terdapat venturi, nosel, dan katup gas, sedangkan pada ruang pelampung terdapat katup jarum dan pelampung. Prinsip kerja dari karburator ini ialah sebagai berikut: Ketika piston sedang langkah isap dan katup gas dibuka, udara masuk di saluran atas ke dalam silinder melalui venturi. Di daerah venturi, udara menjadi bertekanan lebih rendah dibandingkan di ruang pelampung. Akibatnnya perbedaan tekanan ini, maka bensin dari ruang pelampung akan mengalir ke venturi melalui nosel, kemudian bensin dan udara bercampur hingga berbentuk kabut.Di dalam Karburator terdapat beberapa sistem, yaitu sistem pelampung, sistem stasioner dan kecepatan rendah, sistem kecepatan tinggi primer, sistem kecepatan tinggi sekunder, sistem daya besar, sistem percepatan, sistem cuk, katup termostat, dan katup solenoid.

a. Sistem pelampung

Sistem pelampung berfungsi untuk menampung bensin yang akan disalurkan ke sistem pengisian bahan bakar. Komponen-komponen sistem pelampung sebagai berikut:
  1. Saringan, untuk menyaring bensin yang akan masuk ke ruang pelampung.
  2. Katup jarum dan pelampung, untuk mengatur tinggi rendahnya bensin diruang pelampung.
  3. Pipa ventilasi, untuk menghubungkan ruang pelampung dengan saluran atas (udara luar) agar bertekanan sama.

b. Sistem stasioner dan putaran rendah 

Sistem ini berfungsi untuk memberikan campuran udara dan bensin pada saat mesin berputar lambat atau katup gas masih tertutup. Komponen sistem stasioner dan putaran rendah seperti tampak pada gambar di bawah ini.

c. Sistem kecepatan tinggi primer

Sistem kecepatan tinggi primer disebut Sistem utama yang berfungsi untuk memberikan campuran bensin dan udara pada saat putaran mesin sedang dan tinggi.  Komponen-kompenen sistem kecepaten tinggi primer seperti gambar di bawar ini.

d. Sistem kecepatan tinggi sekunder

Sistem ini berfungsi untuk memberikan campuran bensin dan udara pada saat mesin berputar dengan kecepatan tinggi. Komponen-komponen sistem kecepatan sekunder seperti gambar di bawah ini.

e. Sistem daya besar

Sistem ini berfungsi untuk memberikan campuran bensin dan udara pada saat bensin membutuhkan output daya yang sangat besar. Komponen-komponen sistem daya besar tampat gambar dibawah ini.

f. Sistem percepatan

Sistem percepatan berfungsi untuk menambah campuran bensin dan udara pada saat kendaraan dipercapat atau pedal gas diinjak secara tiba-tiba. lihatlah komponen-komponennya pada gambar dibawah ini.

g. Sistem cuk

Sistem cuk ini digunakan pada saat start awal mesin. Ketika suhu di sekeliling mesin masih dingin. Perhatikan konstruksi dan komponen-komponen sistem cuk pada gambar dibawah ini. Dalam sistem cuk ini terdapat mekanik fast idle yang berfungsi untuk membuka sedikit katup cuk agar tidak terjadi campuran yang terlalu gemuk.

h. Katup termostat

Katup termostat berfungsi untuk menambah udara ke dalam karburator pada saat disekelilingi mesin panas, misalnya saat kendaraan berjalan macet. Lihatlah konstruksinya pada gambar ini.

i. Katup solenoid

Katup solenoid berfungsi untuk membuka dan menutup saluran campuran bensin dan udara pada jet ekonomiser agar tidak terjadi dieseling pada waktu kunci kontak dimatikan . Perhatikan konstruksinya katup solenoid pada gambar ini.Sekian dari saya terimakasi banyak telah membaca artikel saya tentang komponen sistem bahan bakar mesin dan fungsinya . 



Demikianlah Artikel Komponen Sistem Bahan Bakar Mesin Bensin dan Fungsi nya, Semoga dengan adanya artikel singkat seperti Informasi postingan Komponen Sistem Bahan Bakar Mesin Bensin dan Fungsi nya ini, Anda benar benar sudah menemukan artikel yang sedang anda butuhkan Sekarang. Jangan lupa untuk menyebarluaskan informasi Komponen Sistem Bahan Bakar Mesin Bensin dan Fungsi nya ini untuk orang orang terdekat anda, Bagikan infonya melalui fasilitas layanan Share Facebook maupun Twitter yang tersedia di situs ini.