Keteraturan bentuk gerak tubuh yang ritmis di dalam suatu ruang merupakan pengertian tari menurut

Lihat Foto

KOMPAS.com/Vanya Karunia Mulia Putri

Ilustrasi definisi seni tari menurut para ahli

KOMPAS.com - Seni tari merupakan kesenian yang memadukan berbagai unsur di dalamnya, seperti musik, visual, dan gerakan.

Menurut Murni Eva Marlina Rumapea dalam buku Bahan Ajar Antropologi Kesehatan (2022), tari adalah gerakan tubuh mengikuti ritmis, biasanya diiringi musik dan tergantung pada ruang.

Tujuan seni tari adalah mengekspresikan ide, emosi, dan perasaan penarinya. Bertujuan pula untuk menghibur penonton.

Sejumlah ahli mengutarakan pendapatnya mengenai definisi seni tari.
Berikut beberapa definisi seni tari menurut para ahli:

Dr. Soedarsono

Dikutip dari buku Pembelajaran Tari dalam Kurikulum PAUD (2020) karangan Dessy Putri Wahyuningtyas, Soedarsono mengartikan seni tari sebagai ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan melalui gerakan ritmis yang indah.

Yang dimaksud ekspresi jiwa, yaitu keinginan seseorang untuk mengutarakan perasaan dan emosinya. Sedangkan gerakan ritmis merupakan gerakan tubuh sesuai iringan irama.

Baca juga: Mengenal Fungsi Seni Tari

Curt Sachs

"Tari adalah ungkapan seseorang melalui gerak berirama (ritmis) yang memiliki nilai estetika atau keindahan."

Dilansir dari buku Mengenal Seni Tari Indonesia (2019) oleh Muryanto, Corrie Hartong, seorang ahli tari asal Belanda, mendefinisikan seni tari sebagai gerakan yang diberi bentuk ritmis dari anggota tubuh di ruangan serta waktu tertentu.

Susanne K. Langer

Menurutnya seni tari merupakan gerakan yang dibentuk secara ekspresif agar bisa dinikmati dengan perasaan.

Pangeran Suryodiningrat

Definisi seni tari menurut Pangeran Suryodiningrat (ahli tari asal Jawa) adalah gerakan seluruh bagian tubuh seseorang, diselaraskan dengan irama musik yang punya maksud tertentu.

"Seni tari adalah sesuatu yang mampu menyatukan banyak hal, hingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskan gerakan menurut caranya masing-masing."

Frederick Hawkins (Erick Hawkins)

Menurut Erick Hawkins, definisi seni tari adalah ungkapan jiwa manusia yang diubah ke dalam gerakan simbolis berdasarkan imajinasi sang pencipta tarinya.

Baca juga: Seni Tari: Pengertian dan Gerak Tari

H. Sumardani

Sumardani mengartikan seni tari sebagai ungkapan gerakan ekspresif yang indah dan ritmis.

Aristoteles

"Seni tari adalah gerakan ritmis yang menghadirkan suatu karakter manusia ketika mereka bertindak."

La Mery

Definisi seni tari menurut La Mery adalah ekspresi yang berbentuk simbolis dan berwujud lebih tinggi yang harus diinternalisasikan agar menjadi bentuk yang nyata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Jelaskan pengertian tari!

Jawab

Tari artinya adalah ekspresi jiwa yang diwujudkan dalam bentuk gerak tubuh.

Berikut ini pengertian tari menurut para ahli!

Tari adalah keteraturan bentuk gerak tubuh dalam ruang - Drs. Soedarso pringga Broto.

Tari adalah ungkapan bentuk gerak ekspresi dalam ruang yang indah dan rutin - Drs. S humardani

Tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dengan gerak ritmis yang indah - Drs Soedarsono.

Tari adalah gerak gerak dari seluruh anggota tubuh atau badan yang selaras dengan bunyi musik, diatur oleh irama yang sesuai dengan maksud dan tujuan di dalam tari - suryadiningrat.

Berdasarkan beberapa pengertian tari tersebut, dapat disimpulkan bahwa tari adalah pengungkapan perasaan lewat gerak yang dibayangkan dan berkesinambungan dimana didalamnya terdapat unsur keindahan.

Pertumbuhan dan perkembangan tari terapkan dalam sejarah perkembangan tari.

Kehidupan dari terus tumbuh dan berkembang melalui proses perjalanan sejarah yang cukup panjang. Perkembangannya dimulai sejak zaman prasejarah sampai zaman modern. 

Perkembangan tari dapat dibagi menjadi tiga periode, yaitu zaman masyarakat primitif, zaman masyarakat feodal dan agama dan zaman masyarakat modern.

Tari sudah ada sejak zaman primitif. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya alat musik yang digunakan untuk mengiringi tari, yaitu nekara atau genderang kecil.

Pada bagian permukaan negara terdapat gambar orang yang sedang menari dengan kepala dihiasi bulu.

Bentuk dan wujud tarian pada zaman primitif masih sangat sederhana. Gerak tarian yang cenderung menirukan gerakan-gerakan yang terjadi di alam sekitar. Gerakan tersebut dapat berupa gerakan mimitif dan imitatif

Gerakan mimitis merupakan gerakan meniru gerakan manusia. Adapun gerakan imitatif merupakan gerakan meniru gerakan alam dan binatang.

Zaman feodal ditandai dengan munculnya Keraton Keraton, terutama di wilayah Jawa. Keraton tersebut muncul dan berkembang ditengah-tengah masyarakat petani. 

Oleh karena itu, warna kebudayaan petani tetap melekat dalam budaya dan seni Keraton, termasuk mitos mitos dan legenda legenda yang hidup di dalam kebudayaan petani.

Keraton berperan sebagai pusat kegiatan pengembangan seni seperti olah seni dan penciptaan seni. Seni tari yang dibentuk dan dikembangkan di Keraton ditunjukkan untuk keperluan keperluan yang berhubungan dengan kerajaan.

Perkembangan tari sudah semakin kompleks. Tari digunakan sebagai ajang berprestasi oleh sekelompok komunitas. Lomba ataupun festival tadi sering dilaksanakan di berbagai tempat.

Selain itu, pada seniman tari juga mencoba menciptakan tari tari baru yang lebih inovatif. Mereka menciptakan tari dan memperbaharui nilai dan bentuk tari tersebut

Dari tari garapan baru biasa dikenal dengan tari kreasi baru.

Setiap tarian baik yang diciptakan pada zaman primitif, feodal, maupun modern memiliki unsur penyusun yang sama.

Pengertian Seni Tari – Fungsi, Peranan, Jenis, Contoh, Para Ahli : Seni tari merupakan salah satu budaya yang khas bagi Indonesia, karena Indonesia mempunyai berbagai macam seni tari dari berbagai daerah.

Pengertian Seni Tari

Tari adalah dalah salah satu jenis gerak selain senam, bela diri, akrobatik, atau pantomime. Sebagai seni, tari memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan seni-seni lain. Seni tari secara umum memiliki aspek-aspek gerak, ritmis, keindahan, dan ekspresi. Selain itu, seni tari memilki unsur-unsur ruang, tenaga, dan waktu.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan :  Pengertian Seni Menurut Para Ahli Dan Bentuknya

Ruang berhubungan dengan posisi, tingkatan, dan jangkauan. Posisi berhubungan dengan arah hadap dan arah gerak. Arah hadap, seperti menghadap kedepan, kebelakang, serong kanan, dan serong kiri, arah gerak, contohnya menuju kedepan, kebelakang, memutar, atau zigzag.

Tingkatan berhubungan dengan tinggi rens\dahnya posisi duduk dan level tinggi dengan posisi kaki dijinjitkan atau dengan meloncat-loncat,. Jangkauan berhubungan dengan gerak yang panjang atau pendek, gerak yang besar atau kecil.

Tenaga sangat dibutuhkan dalam seni tari karena dengan tenaga, tari yang ditampilkan lebih kreatif. Tenaga dalam seni tari sangat berhubungan dengan rasa dan emosi, bukan dengan kekuatan otot. Gerakan tari yang dikendalikan dan diatur dengan tenaga yang berbeda-beda akan membangkitkan kesan yang mendalam, bukan hanya bagi penonton, juga bagi si penari.

Seni tari merupakan salah satu budaya yang khas bagi Indonesia, karena Indonesia mempunyai berbagai macam seni tari dari berbagai daerah. Oleh karena itu marilah kita lestarikan kebudayaan yang telah turun temurun terjaga dengan baik. Pada kesempatan kali ini disni akan mengulas tentang pengertian seni tari dimata para ahli. Marilah simak definisi yang dijabarkan oleh para ahli.

Berikut Ini Merupakan Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Estetika Dalam Seni Beserta Konsep Dan Sejarah Keindahannya

1. Aristoteles

Menurut Aristoteles menyatakan bahwa seni tari yaitu sebuah gerakan ritmis yang mempunyai tujuan untuk menghadirkan sebuah karakter manusia, yang sebagaimana mereka bertindak dan menderita.

2.Suadarsa Pringgo Broto

Menurut Suadarsa Pringgo Broto mendefinisikan bahwa seni tari yaitu suatu ketentuan bentuk-bentuk gerakan tubuh dan ruang.

3. Jazuli

Menurut Jazuli mendefinisikan bahwa seni tari yaitu irama musik yang sebagai pengiring bisa digunakan untuk mengungkapkan maksud dan suatu tujuan yang ingin disampaikan oleh pencipta tari melalui penari.

4. Hawkins

Menurut Hawkins mendefinisikan bahwa seni tari yaitu suatu ekspresi perasaan manusia yang diubah ke dalam sebuah imajinasi ke dalam bentuk media gerak yang sehingga gerak yang simbolis tersebut sebagai ungkapan si penciptanya.

5. Soedarsono

Menurut Soedarsono menyatakan bahwa seni tari ialah sebuah ekspresi jiwa manusia yang melalui gerak-gerak yang indah dan ritmis.

6. S. Humardani

Menurut S. Humardani mendefinisikan seni tari yaitu sebuah ungkapan bentuk-bentuk gerak ekspresif yang indah dan ritmis.

7. K M A Theodora Retno Maruh

Menurut K M A Theodora Retno Maruh mendefinisikan bahwa seni tari ialah suatu kesenian yang tidak akan pernah mempunyai sifat kontemporer, baik yang pernah terlupakan sekalipun.

8. Drs. I Gede Ardika

Menurut Drs. I Gede Ardika mendefinisikan bahwa seni tari ialah sesuatu yang bisa disatukan ke dalam berbagai hal sehingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskannya menurut cara pandang nya masing-masing.

9. Irmgrad Bartenieff & Forrestine Paulay

Menurut mereka mendefinisikan bahwa seni tari ialah suatu bentuk seni yang ekspresionostis yang menjembatani sebuah reaksi jiwa seseorang dengan sebuah konflik dan problem dunia modern.

10. C. Sachs

Menurut C. Sachs mendefinisikan bahwa seni tari yaitu suatu pengucapan jiwa manusia yang melalui gerak-geri berirama yang indah. Dalam kebudayaan melayu terdapat berbagai jenis tarian, dan ada tarian asli maupun tarian yang sudah dipengaruhi oleh unsur – unsur modern.

11. Dr. J Verkuyl

Menurut Dr. J Verkuyl mendefinisikan bahwa seni tari ialah suatu gerak-gerak tubuh dan anggotanya yang disusun sedemikian rupa, yang sehingga berirama.

12. La Mery

Menurut La Mery menyatakan bahwa seni tari yaitu suatu ekspresi yang berbentuk sebuah simbolis dalam wujud yang lebih tinggi yang harus diinternalisasikan untuk menjadi suatu bentuk yang nyata.

13. John Martin

Menurut John Martin mendefinisikan bahwa seni tari yaitu suatu gerak yang sebagai pengalaman yang paling awal pada kehidupan manusia.

14. Franz Boas

Franz Boas mendefinisikan bahwa seni tari yaitu suatu gerak-gerak ritmis setiap bagian tubuh, lambaian lengan, gerak dari torso atau kepala, atau pada gerak-gerak dari tungkai serta kaki.

15. Andre Levinson

Andre Levinson mendefinisikan bahwa seni tari ialah suatu gerak tubuh yang berkesinambungan yang melewati ruang yang telah ditentukan yang sesuai dengan ritme tertentu serta mekanisme, yang radar.

16. H’Doubler

Menurut H’Doubler mendefinisikan seni tari ialah suatu ekspresi gerak ritmis dari suatu keadaan-keadaan perasaan yang secara estetis dinilai, yang lambang-lambang geraknya dengan sadar dirancang untuk kenikmatan serta pada kepuasan dari pengalaman-pengalaman ulang, ungkapan, berkomunikasi, melaksanakan, serta dari suatu penciptaan bentuk-bentuk”.

17. Waterman

Menurut Waterman mendefinisikan bahwa seni tari terdiri dari sebuah gerak-gerak tubuh yang secara artistik yang secara kultural dipola serta distilasi.

18. Kealiinomohoku

Menurut Kealiinomohoku mendefinisikan bahwa seni tari ialah seni sesaat dari sebuah ekspresi yang dipertunjukkan dengan sebuah bentuk serta gagasan tertentu lewat suatu tubuh manusia yang bergerak di dalam ruang.

19. Walter Sarrel

Menurut Walter Sarrel mendefinisikan seni tari ialah suatu gerakan badan yang seimbang menurut irama tertentu dan dalam suatu tempat tertentu.

20. Ensiklopedia

Menurut Ensiklopedia seni tari ialah setiap pada saat mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak.

21. Susan K. Lenger

Menurut Susan K. Lenger, mendefinisikan seni tari ialah suatu gerak-gerak tubuh yang dibentuk secara ekspresif yang diciptakan manusia untuk bisa dinikmati.

Fungsi dan Peranan Seni Tari

Sebagai suatu kegiatan, seni taeri memiliki beberapa fungsi, yaitu seni tari sebagai sarana upacara, seni tari sebagai hiburan, seni tari sebagai media pergaulan, seni tari sebagai penyaluran terapi, seni tari sebagai media pendidikan, seni tari sebagai pertunjukkan, dan seni tari sebagai media katarsis. (Wardhana, 1990 : 21-36).

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Prosa Lama Dan Baru Beserta Contohnya Lengkap

a.Seni tari sebagai sarana upacara

Tari dapat digunakan sebagai sarana upacara. Jenis tari ini banyak macamnya, seperti tari untuk upacara keagamaan dan upacara penting dalam kehidupan manusia.

b.Seni tari senagai hiburan

Tari sebagai hiburan harus bervariasi sehingga tidak menjemukan dan menjenuhkan. Oleh karena itu, jenis ini menggunakan tema-tema yang sederhana, tidak muluk-muluk, diiringi lagu yang enak dan mengasyikkan. Kostum dan tata panggungnya dipersiapkan derngan cara yang menarik.

c.Seni tari sebagai penyaluran terapi

Jenis tari ini biasanya ditujukan untuk penyandang cacat fisik atau cacat mental. Penyalurannya dapat dilakukan secara langsung bagi penderita cacat tubuh atau bagi penderita tuna wicara dan tuna rungu, dan secara tidak langsung bagi penderita cacat mental. Bagi masyarakat timur, jenis tarian ini pantangan kerena persaan iba atau tak sampai hati.

d.Seni tari sebagai media pendidikan

Kegiatan tari dapat dijadikan media pendidikan, se[erti mendidik anak untuk bersikap dewasa dan menghindari tingkah laku yang menyimpang. Nilai-nilai keindahan dan keluhuran pada seni tari dapat mengasah perasaan seseorang.

e.Seni tari sebagai media pergaulan.

Seni tari adalah kolektif, artinya penggarapan tari melibatkan beberapa orang. Oleh karena itu, kegiatan tari dapat berfungsi sebagai sarana pergaulan . kegiatan tari, seperti latihan tari yang rutin atau pementasan tari bersama, adalah sarana pergaulan yang baik.

f.Seni tari sebagai media pertunjukkan

Tari bukan hanya sarana upacara atau hiburan, tari juga bisa berfungsi sebagai pertunjukkan yang sengaja di garap untuk di pertontonkan. Tari ini biasanya dipersiapkan dsengan baik, mulai dari latihan hingga pementasan, diteliti dengan penuh perhitungan.

Tari yang dipentaskan, lebih menitikberatkan pada segi artistiknya, penggarapan koreografi yang mantap, mengandung ide-ide, interprestasi, konsepsional serta memiliki tema dan tujuan.

g.Seni tari sebagai media katarsis

Katarsis berarti pembersihan jiwa. Seni tari sebagai media media katarsis lebih mudah dilaksanakan oleh orang yang telah mencapai taraf atas, dalam penghayatan seni.

Jenis – Jenis Tari berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya, tari di bagi menjadi tiga jenis, yaitu tari upacara, tari pergaulan atau hiburan, dan tari pertunjukkan. Berikut ini Tari Upacara.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Budaya Menurut Para Ahli Beserta Definisi Dan Unsurnya

Tari Sang Hyang, Gabor, Wayang Uwong, Gambuh, dan lain-lain (bali). Ngalase (Jawa Barat), Senyang (Jawa Timur), dan Seblang (Banyuwangi) Randai, Tortor (Sumatera) Tari Gantan dan Tari Huda (Kalimantan) Tari Mon dan Tari Tewadan (Papua) Tari Reko Tenda (plores)

Tari Ma’gellu, Tari Pa’gellu, Tari Bissu, dan Tari Bataran (Sulawesi).