Kesalahan yang membuat Baterai HP cepat habis

Lebih cepat memperoleh informasi, mempercepat menyelesaikan pekerjaan, dan sebagai sarana hiburan menjadi beberapa contoh manfaat dari penggunaan smartphone.

Oleh karena itu, kaum milenial menjadi semakin sulit untuk lepas dari smartphone.

Sampai-sampai saat ponsel sudah menunjukkan peringatan baterai habis, beberapa orang tidak langsung men-charging bateri ponselnya.

Namun, hal tersebut justru bisa membuat smartphone menjadi cepat boros.

Tak hanya itu, melansir dari laman YouTube YtCrash, inilah 10 kesalahan yang sering dilakukan pengguna smartphone, sehingga batrei ponselnya boros.

  1. Tidak Membuka Banyak Aplikasi Saat Ponsel di-Charge

Menggunakan ponsel saat sedang dicharge memang tidak membuat baterai cepat rusak, tetapi akan membuat daya pengisian menjadi lebih lambat.

Penggunaan ponsel pada saat dicharging akan membuat suhu ponsel menjadi panas dan mengakibatkan perangkat ponsel cepat rusak.

Apalagi membuka banyak aplikasi saat ponsel sedang dicharge dapat mengakibatkan daya baterai semakin buruk.

  1. Jangan Mengecharge pada Suhu yang Extream

Baterai ponsel akan menjadi sulit bertambah apabila dicharge di suhu yang terlalu panas atau dingin.

Jangan mencharging baterai ponsel di dekat AC maupun bawah sinar matahari langsung.

Baterai ponsel akan cepat terisi di suhu normal seperti suhu kamar.

  1. Jangan Sering Bergantung Pada Powerbank

Powerbank memang menjadi andalan saat baterai ponsel habis tetapi tidak ada tempat aliran listrik untuk mengisi baterai.

Panas yang dipancarkan dari pengisian powerbank akan merusak baterai ponsel kamu.

Oleh karena itu, gunakan powerbank hanya pada kondisi yang benar-benar darurat.

  1. Jangan Menggunakan Kabel Charger Tiruan

Penggunaan kabel tiruan saat mencharging ponsel dapat mengakibatkan baterai smartphone cepat menjadi rusak.

Hal ini dikarenakan, kabel yang beredar di pasaran biasanya bersifat universal, sedangkan kepala charger tidak mesti cocok dengan kabel universal.

Oleh karena itu sangat disarankan menggunakan charger bawaan ponsel atau membeli charger yang original.

  1. Mematikan Koneksi Saat Bermain Game Ketika Dicharging

Biasanya kita sering mengira jika koneksi yang tetap menyala saat bermain game dapat membuat baterai tidak cepat terisi.

Namun kenyatannya, aplikasi game dan video (meskipun itu offline) akan lebih cepat menghabiskan daya baterai daripada browsing internet.

  1. Menggunakan Charger Nirkabel

Charger nirkabel memang terkesan sangat nyaman karena tidak perlu menyolokkan kabel ke port baterai ponsel.

Akan tetapi, pengisi induktif ternyata lebih berbahaya karena memiliki suhu yang panas dapat memperpendek daya ponsel.

  1. Kabel Charger terlalu Panjang

Kabel charger yang terlalu panjang dapat mengakibatkan power yang mengalir dari sumber daya akan memberikan efek panas pada port ponsel.

Pasalnya kabel yang panjang dapat menghilangkan beberapa persen daya yang mengalir ke ponsel.

  1. Jangan Mencharge Sebelum Tidur

Mencharger ponsel saat sedang tidur dapat mengakibatkan ponsel terlalu panas.

Hal ini dikarenakan proses pengisian baterai hingga penuh biasanya hanya memeerlukan waktu 2-3 jam, sedangkan saat tidur biasanya waktu yang digunakan sekitar 5-8 jam.

Bahayanya, beberapa waktu ini ponsel yang terlalu panas dapat tiba-tiba meledak.

  1. Jangan Mencharging Saat Baterai 0%

Pengisian baterai saat 0% dapat membuat daya baterai cepat rusak.

Hal ini dikarenakan tegangan akan menjadi semakin bertambah sehingga baterai jadi tertekan.

Baterai ponsel dapat bekerja baik dari kapasitas 30-80%.

Oleh karena itu, saat kapasitas baterai di bawah 30% harus segera dicharge.

Bahkan, saat pengisian baterai jangan sampai 100% karena tegangan tinggi justru akan menekan daya batrai, dan memperpendek umur baterai.

  1. Mengisi Baterai Ponsel Baru hingga 100% Sebelum Digunakan

Banyak orang yang berpendapat ponsel yang baru dibeli harus dicharge hingga 100% sebelum digunakan.

Akan tetapi hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Baterai yang menggunakan label nickel memang harus dicharge sebelum digunakan sedangkan baterai Li-ion dapat digunakan langsung setelah pembelian.

  • Home
  • Gadget

6 Kesalahan Ngecas Smartphone yang Bikin Baterai Cepat Bocor

Danang Arradian

Senin, 20 Juni 2022 - 11:10 WIB

loading...

Jika tidak hati-hati ngecas, baterai smartphone bisa cepat menurun kualitasnya. Foto: dok Samsung

A A A

JAKARTA - Ada banyak hal yang bisa bikin baterai smartphone jadi cepat bocor. Sehingga, daya tahannya jadi tidak lama. Karena itu, ada beberapa kebiasaan yang perlu diubah agar baterai smartphone jadi lebih awet.

”Wajar jika aktivitas harian yang padat seringkali menuntut agar kita tetap produktif. Dampaknya, banyak pengguna yang ngecas sembarangan,” ungkap Wildan Mukholad, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.

Klaim Wildan, ponsel seperti Galaxy M53 5G memiliki fitur-fitur yang bisa dioptimalkan untuk mengubah kebiasaan yang bisa merusak kualitas baterai smartphone. Nah, berikut tipsnya:

1. Mengecas kurang bijak
Salah satu kesalahan yang harus dihindari agar baterai smartphone tetap awet adalah menggunakan smartphone saat dicas. Sebab, akan membuat perangkat panas.

Jika dilakukan terus-menerus, baterai ponsel akan berumur pendek dan cepat bocor. Maka, saat cas perangkat cukup pakai smartphone seperlunya. Atau jika ada kebutuhan darurat saja. Agar lebih aman, matikan smartphone saat dicas.

”Teknologi fast charging di Galaxy M53 5G dengan 25W membuat pengguna tidak perlu ngecas lama-lama. Cukup 30 menit bisa 50 persen,” katanya.

Selain itu, berbagai studi menunjukkan mengisi baterai smartphone hingga 100% merupakan kebiasaan kurang tepat. Untuk memperpanjang usia baterai, ada baiknya mengecas ketika baterai perangkat sudah menyentuh angka 30% dan berhenti mengecas di kisaran 80%-85%.

2. Tidak Mengaktifkan Proteksi Baterai


Menurut Wildan, Galaxy M53 5G sudah punya fungsi protect battery yang jika diaktifkan otomatis membatasi pengisian daya hanya sampai 85%. Caranya:

a. Buka Settings
b. Pilih Battery and device care
c. Pilih Battery
d. Pilih More battery settings
e. Aktifkan toggle di samping fitur protect battery

3. Mengunduh Aplikasi Sembarangan
Hati-hati saat ingin instal aplikasi. Sebab, aplikasi yang kita unduh dapat memengaruhi kinerja smartphone. ”Hindari mengunduh aplikasi selain dari Google PlayStore karena dapat menyerang sistem operasi yang membuat smartphone jadi lemot bahkan melakukan ping lokasi terus menerus yang bisa membuat baterai cepat habis,” ujarnya.

BACA JUGA: Misteri Balance Rock di Mars, Warganet Pertanyakan Keberadaan Alien

Hindari juga aplikasi penghapus memori atau penghemat baterai dari pihak ketiga karena banyak dari aplikasi jenis tersebut yang justru memakan banyak memori dan mengganggu fungsi smartphone.



Lihat Juga: 7 Tips Galaxy Seri M 2022 untuk Produktif dan Healing

(dan)

Apa saja yg membuat baterai HP cepat habis?

10 Penyebab Baterai Smartphone Cepat Habis Tanpa Sadar.
Membiarkan WiFi, bluetooth dan mobile data menyala bersamaan. ... .
2. Sinyal yang lemah atau kecil. ... .
3. Brightness yang tinggi. ... .
4. Notifikasi yang menyala seharian. ... .
Layarmu menyala terus. ... .
6. Menggunakan aplikasi yang menghabiskan baterai..

Bagaimana cara biar batre HP tidak cepat habis?

Bagaimana Cara Menghemat Baterai HP Supaya Tidak Cepat Habis?.
Cek dan setop aplikasi yang paling boros baterai Smartphone. ... .
Turunkan tingkat kecerahan (brightness) ... .
Matikan sinyal radio yang tak penting. ... .
Jangan tinggalkan aplikasi berjalan di background. ... .
Hindari penggunaan widgets dan live wallpapers..

Kenapa tidak boleh cas HP sampai 100 %?

Tak Disarankan Ngecas HP Hingga 100 Persen Mengecas HP sampai 100 persen malah akan membuat HP tidak awet. Melansir dari KompasTekno, HP kita umumnya sudah menggunakan bahan lithium-ion. Nah, baterai HP yang terbuat dari bahan tersebut akan memiliki usia lebih panjang jika diisi daya dengan tegangan rendah.

Berapa persen HP harus di cas lagi?

Waktu Cas HP Anda bisa mengisi ulang baterai dari 30% sampai 90%. Usahakan cabut cas HP sebelum mencapai 100%. Mengutip dari techadvisor.com, mengisi baterai lithium-ion dari 80 sampai 100% dapat merusak daya. Hal ini menyebabkan kapasitas baterai cepat menurun.