Kenapa orang tua tidak bisa tidur malam?

Sonora.ID - Insomnia adalah salah satu bagian dari gangguan tidur yang ditandai dengan susahnya tertidur di malam hari atau mudah tidur tetapi akan terbangun di tengah malam kemudian tidak bisa tidur lagi hingga pagi hari.

Faktanya, potensi terjadinya gangguan tidur akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia, tak heran jika orang tua kerap alami hal yang satu ini.

Jadi, jika kamu masih muda tetapi kamu sudah alami gangguan tidur, maka penting untuk menindaklanjuti keluhan tersebut.

Umur makin tua makin susah tidur ini tidak terjadi begitu saja.

Dalam program Health Corner di Radio Sonora FM, Dokter Santi dari Medical Centre Kompas Gramedia menegaskan bahwa hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal, setidaknya ada 3 alasan di balik orang tua yang alami gangguan tidur.

“Memang kalau semakin berumur, kesulitan tidur semakin tinggi karena umur yang bertambah merupakan faktor risiko bagi orang untuk alami gangguan tidur,” ungkapnya.

Terlalu cepat masuk kamar

“Ngantuk jam 7, jam 8 sudah ngantuk, terus tidur, nanti jam 2, jam 3 bangun, melek sampai pagi. Jadi sebenarnya yang terjadi adalah fase tidurnya terlalu cepat,” jelas Dokter Santi menegaskan.

Baca Juga: Belajar Kelola Insomnia, Inilah 10 Cara Tidur Nyenyak di Malam Hari ala Dokter, Pagi Hari Dijamin Segar Bugar!

Video Pilihan

Seiring dengan bertambahnya usia berbagai gangguan kesehatan mulai timbul mulai dari masalah jantung, persendian, hingga susah tidur. Oleh sebab itu, perlu diketahui bagaimana cara untuk mengatasi susah tidur pada orang tua atau kerabat anda yang sudah lansia. Meskipun terkesan ringan, tidur merupakan salah satu aktivitas yang penting bagi tubuh. Apabila seseorang mengalami kurang tidur, berbagai fungsi normal tubuh akan terganggu  mulai dari kurang fokus di siang hari, stress, hingga tekanan darah meningkat. Kondisi gangguan tidur di malam hari ini sering dialami oleh lansia.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kualitas tidur adalah:

  1. Memperbaiki gaya hidup

Menjalani pola makan yang bergizi, menjaga berat badan ideal, menghindari rokok, dan berolahraga secara rutin dapat membantu tidur di malam hari menjadi lebih pulas. Selain itu, hindari juga konsumsi minuman mengandung kafein (seperti teh atau kopi) di sore hari agar tidak susah tidur di malam hari. Apabila orang tua atau kerabat anda yang lansia ingin minum teh atau kopi, sarankan agar meminumnya di pagi hari atau sebelum jam makan siang.

  • Memperhatikan posisi tidur

Pastikan bantal yang digunakan untuk tidur sudah cukup nyaman. Pada kondisi tertentu, seperti pada orang dengan gagal jantung, membutuhkan beberapa bantal agar tidak sesak saat tidur.

  • Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman

Seringkali penyebab utama seseorang sulit tidur adalah lingkungan atau suasana sekitar yang kurang mendukung. Gunakan tempat tidur hanya untuk tidur (kecuali lansia yang tidak dapat bangun dari tempat tidur). Usahakan tempat tidur bukan digunakan sebagai tempat kerja atau makan. Menonton TV, bekerja, atau menatap layar laptop sebelum tidur juga bisa menjadi penyebab susah tidur. Matikan lampu, gunakan pakaian tidur yang nyaman, atur suhu kamar lansia agar tidak terlalu panas atau dingin bisa dilakukan untuk membuat lingkungan tidur semakin nyaman.. Anda juga boleh meletakkan aromaterapi di kamar tidur untuk menimbulkan efek rileks dan nyaman.

  • Waspadai kebiasaan mendengkur

Kebiasaan mendengkur tidak hanya membuat orang yang berada di sebelahnya ikut susah tidur tetapi juga dapat membuat terbangun di malam hari dan sulit untuk kembali tidur. Meskipun tidak selalu disebabkan oleh hal yang serius, mendengkur bisa menjadi tanda adanya OSAS (Obstructive Sleep Apnea Syndrome) atau adanya sumbatan di jalan napas.

  • Ajak lansia menceritakan masalahnya

Salah satu penyebab dari seseorang (termasuk lansia) untuk sulit tidur adalah kecemasan, kesedihan, atau berbagai pikiran negatif lainnya yang dirasakan bsebelum tidur. Wajar apabila seseorang mengalami stress ketika menghadapi masalah yang berat seperti perceraian atau ditinggal pasangan hidup untuk selamanya. Namun, apabila tidak segera diatasi, kondisi tersebut dapat berujung depresi dan semakin membuat lansia sulit tidur. Mengajaknya berbicara tentang masalah yang sedang dihadapi atau meminta bantuan professional merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi situasi ini.

  • Atasi kondisi medis tertentu

Sulit tidur yang menyerang lansia dapat disebabkan oleh kondisi medis yang dialami atau pengobatan tertentu yang sedang dijalani. Beberapa kondisi seperti diabetes, asma, atau penyakit jantung seringkali membuat seseorang mengalami gangguan tidur. Pastikan penyakit yang diderita lansia ditangani dan dikontrol dengan baik.

Apabila cara-cara untuk mengatasi susah tidur pada lansia di atas sudah anda lakukan dan keluhan susah tidur masih dialami, segera konsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa penyebab orang tua susah tidur?

Selain faktor-faktor diatas, insomnia pada lansia juga sering disebabkan karena kondisi psikologis, seperti stres, depresi, atau kecemasan,akibat kesendirian, pasangan meninggal, merasa tidak berguna, ataupun merasa diabaikan oleh keluarga.

Bagaimana cara mengatasi lansia yang susah tidur?

Tips ampuh mengatasi susah tidur nyenyak pada lansia.
Buat jadwal tidur yang teratur. ... .
2. Ciptakan suasana tidur yang nyaman. ... .
3. Atur jadwal tidur siang. ... .
4. Olahraga rutin untuk mengatasi lansia susah tidur. ... .
Perhatikan asupan makanan sehari-hari. ... .
6. Konsultasi ke dokter..

Penyakit apa yang menyebabkan orang susah tidur?

Banyak kondisi dan penyakit medis dapat menyebabkan insomnia, termasuk asma, alergi, penyakit Parkinson, hipertiroidisme, refluks asam, penyakit ginjal, dan kanker. Nyeri kronis juga merupakan penyebab umum insomnia. Mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat mengganggu waktu tidur.

Kenapa tidak bisa tidur di malam hari?

Pada orang dewasa, susah tidur bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu, suka begadang, terlalu banyak berolahraga, dan sering buang air kecil. Penyebab lainnya adalah konsumsi kafein berlebih, alkohol, kamar tidur kurang nyaman, atau sedang dilanda rasa gembira berlebihan.