Jenis lemparan bola basket yang paling kuat adalah

Lihat Foto

kemdikbud

Ilustrasi cara melempar bola dalam permainan kasti


KOMPAS.com - Permainan kasti memiliki beberapa teknik dasar penting yang wajib dikuasai oleh para pemainnya. Salah satu teknik yang wajib dikuasai adalah teknik melempar bola.

Teknik melempar bola kasti merupakan teknik dasar dalam permainan kasti yang penting dipelajari dan diterapkan.

Lemparan dalam bola kasti terdiri dari tiga teknik, yakni lemparan bola mendatar, lemparan bola melambung, dan lemparan bola menyusur tanah.

Salah satu teknik lemparan yang digunakan untuk mengumpan ke teman yang jaraknya jauh adalah lemparan melambung.

Lemparan tersebut adalah salah satu cara mengatasi lapangan kasti yang cukup lebar. Adapun lapangan kasti berbentuk persegi panjang yang berkuran 60 x 30 meter.

Baca juga: Pemain Kasti: Jumlah, Posisi, dan Tugasnya

Sebelum memahami lebih jauh soal jenis-jenis lemparan dalam permainan kasti, ada baiknya untuk mengerti cara memegang bola kasti dengan baik dan benar, sebagai berikut:

  1. Cara memegang bola pada permainan kasti yaitu bola diletakkan pada tangan dominan
  2. Genggam bola agak erat agar tidak mudah lepas
  3. Posisi jari saat menggenggam tidak terlalu rapat.

Berikut penjelasan tiga cara melempar bola kasti:

Teknik lemparan mendatar dalam kasti lebih tepat digunakan untuk melempar seorang pemukul yang sedang berlari dari satu pos ke pos lainnya.

Jangan terlalu keras dalam melemparkan bola. Arahkan bola ke bagian punggung atau bokong pemukul.

Berikut langkah-langkah melakukan teknik melempar bola kasti mendatar:

Baca juga: Pergantian Tempat dalam Permainan Bola Kasti

  1. Arahkan pandangan mata fokus melihat ke depan, baik ke arah bola dan pemukul yang sedang berlari.
  2. Badan berdiri tegak dengan posisi menyamping. Kaki kanan berada di belakang kaki kiri.
  3. Posisikan kedua kaki dibuka selebar bahu.
  4. Kaki kanan diluruskan ke belakang. Sedangkan lutut kaki kiri ditekuk.
  5. Pegang bola dengan salah satu tangan. Siku tangan yang memegang bola harus ditekuk dengan sudut 90 derajat.
  6. Salah satu tangan yang tidak membawa bola harus sejajar posisinya dengan bahu.
  7. Bola dilempar sejajar dari samping kepala agar lemparannya bisa sejajar dengan dada.
  8. Setelah melempar bola, langkahkan kaki kanan maju ke depan.

Baca juga: Jenis Pukulan Bola dalam Permainan Kasti

Lihat Foto

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG

Pebasket Indonesia H Lakudu beraksi saat melawan pebasket Filipina dalam pertandingan babak semifinal Bola Basket Putra SEA Games 2019 di SM Mall of Asia Arena, Manila, Filipina, Senin (9/12/2019). Timnas bola basket putra Indonesia gagal melaju ke babak final setelah kalah 70-97 dari tuan rumah Filipina.

KOMPAS.com - Olahraga basket tergolong dalam permainan bola besar. Permainan basket dimainkan oleh dua tim yang berlawanan, dengan jumlah pemain lima orang setiap timnya.

Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), olahraga basket merupakan permainan bola yang dilakukan dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan untuk mencetak poin, dimainkan oleh dua regu yang masing-masing memiliki lima anggota.

Secara garis besar, ada empat teknik dasar dalam permainan bola basket, yakni passing technique, catching ball technique, dribbling, dan shooting the ball.

Keempat teknik ini sangat penting untuk dipelajari oleh para pemain basket. Karena tujuan utama dari permainan basket adalah mencetak poin serta memenangkan pertandingan.

Baca juga: Permainan Bola Basket

Teknik dasar pertama yang harus dikuasai oleh pemain basket adalah passing technique atau teknik melempar bola.

Apa yang dimaksud dengan passing technique dan bagaimana cara melakukannya?

Passing technique atau teknik melempar bola merupakan keterampilan gerak yang ditujukan untuk mengoper bola ke pemain kawan agar bisa mencetak poin.

Lemparan bola harus tepat sasaran ke pemain kawan yang ditargetkan dan harus menyusun strategi agar pemain lawan tidak bisa merebut bolanya.

Passing technique memiliki empat jenis teknik melempar bola. Semuanya bisa diterapkan oleh para pemain, asalkan betul-betul menguasai tekniknya.

Berikut jenis-jenis passing technique dalam permainan bola basket, yang dilansir dari situs Break Through Basketball dan situs Youth Hoops 101:

Baca juga: Peraturan Permainan Bola Basket

Teknik melempar bola basket. Bermain bola basket tidak sekedar melempar bola, berikut ini teknik cara melempar bola basket.

Bermain bola basket sudah menjadi salah satu kegemaran paling populer masyarakat kita disamping sepak bola dan bulu tangkis. Adanya materi pelajaran bola basket menunjukkan pentingnya cabang olahraga ini untuk dipelajari.

Ada banyak teknik dasar bola basket perlu dipelajari dengan benar, tidak sekedar bagaimana cara memegang bola basket. Pada pembahasan kita kali ini kita akan belajar teknik cara melempar bola basket.

Sebelum belajar teknik cara melempar bola basket, terlebih dahulu kita belajar cara memegang bola basket. Memegang bola dilakukan dengan cara: bola dipegang dengan kedua tangan, dimana jari-jari tangan direnggangkan. Letakkan kedua ibu jari hampir berdekatan berjarak lebih kurang satu telapak tangan.

Macam Lemparan dan Cara Melempar Bola dalam Permainan Bola Basket

1. Chest pass

Melempar bola basket dengan kedua tangan searah dada (chest pass). Lemparan searah dada disebut dengan chest pass. Cara melakukan chest pass adalah sebagai berikut:

Sikap permulaan :

  • Pemain berdiri dengan kedua kaki dibuka lebar selebar bahu dan lututnya sedikit ditekuk, badan agak condong ke depan dan menghadap sasaran.
  • Kedua tangan memegang bola didepan dada dan, siku lengan dibengkokkan.
  • Konsentrasikan diri pada latihan.

Gerakan melempar bola basket diawali dengan menarik bola ke dada untuk mengambil awalan. Kemudian tolakkan bola lurus ke depan dengan dengan meluruskan kedua siku.

Luruskan kedua siku tangan dan mengambil awalan, kemudian tolakkan bola lurus ke depan dengan cara meluruskan siku dan dibantu lecutan pergelangan tangan dan dorongan dari bahu.

Sikap Akhir. Gerak lanjut dari teknik melempar bola basket adalah kedua lengan lurus sejajar bahu, telapak tangan menghadap ke luar dari jari-jari tangan lurus ke depan.

2. Over head pass

Melempar bola basket dengan dua tangan dari atas kepala (over head pass). Lemparan dua tangan dari atas kepala sering disebut dengan over head pass. Tujuannya adalah menghindari jangkauan tangan lawan.

Cara melempar bola basket dengan dua tangan di atas kepala adalah sebagai berikut:

  • Sikap permulaan:
    Pemain berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu atau salah satu kaki berada di depan. Bola dipegang kedua tangan di atas kepala, kedua kaki ditekuk, dan pandangan terpuat pada sasaran lemparan
  • Gerakan:
    Gerakan lemparan diawali dengan menarik bola ke belakang atas kepala kemudian bola dilemparkan dengan cara meluruskan siku/ lengan ke atas depan dan dibantu lecutan pergelngan tangan hingga jari-jari tangan mengarah ke depan bawah.
  • Sikap akhir:
    Sikap akhir adalah gerakan lanjutan dari kedua lengan lurus ke depan yang diikuti oleh anggota tubuh lainnya

3. Bounce pass

Melempar bola basket dengan teknik Lemparan Pantulan. Lemparan pantulan sering disebut dengan istilah bound pass. Tujuannya untuk menghindari hadangan dari pemain jangkung dan menerobos pertahanan lawan.

Cara melakukan lemparan pantulan adalah:
Posisi berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu dan lutut sedikit ditekuk, dan badan sedikit condong ke depan, kedua tangan  memegang bola di depan dada dan siku bengkok atau dilipat.

4. Baseball pass

Operan panjang dalam permainan bola basket disebut baseball pass. Cara melempar bola basket dengan teknik baseball pass adalah dilakukan di atas/belakang kepala, bertujuan agar passing melambung dan melewati lawan.

Operan jarak jauh yang dilakukan biasanya lebih dari setengah panjang lapangan. Operan ini tidak terlalu akurat namun berguna pada fast break.

5. Behind the back pass

Cara melempar bola basket yang satu ini merupakan gerakan yang rumit untuk para pemula.

Teknik melempar bola basket ini dilakukan dengan melakukan lemparan melalui belakang punggung. Butuh latihan tekun dan berulang-ulang untuk bisa melakukan gerakan ini dengan baik dan benar.