Bagaimana upaya yang dapat dilakukan oleh negara dalam menghadapi ancaman di bidang ekonomi?

Reading Time: 4 minutes

Ancaman di bidang ekonomi tak hanya berlaku bagi negara miskin atau berkembang saja, negara maju pun juga mengalami hal yang sama. Hanya saja, yang menjadi faktor pembedanya adalah tingkat keparahan ancaman ekonomi tersebut. Agar kamu lebih paham lagi, simak penjelasan lebih detail terkait ancaman di bidang ekonomi di bawah ini.

Setiap negara, pasti pernah merasakan adanya ancaman ekonomi yang terus menghantui setiap saat jika tak segera dicarikan solusi terbaiknya. Di bawah ini terdapat beberapa jenis ancaman ekonomi suatu negara yang paling umum terjadi, antara lain :

  • Subsidi di berbagai sektor untuk rakyat kian berkurang.
  • Banyaknya pihak asing yang menguasai perekonomian suatu negara.
  • Melakukan impor besar-besaran tanpa melakukan analisa lebih lanjut sehingga membuat stok berlebih.
  • Harga ekspor berbagai komoditi yang kian menurun untuk pasar dunia.
  • Pengangguran dan kemiskinan yang semakin meningkat.

Ketika beberapa ancaman ekonomi terhadap suatu negara di atas tengah terjadi, pihak pemerintah bisa melakukan sejumlah pengukuran terlebih dahulu dengan menganalisanya melalui indikator terhadap pertumbuhan ekonomi. Dari situ, solusi hingga strategi untuk mengatasi ancaman ekonomi bisa tepat sasaran.

Diperlukan pemahaman lebih lanjut terkait bentuk ancaman ekonomi yang datang pada suatu negara. Dengan mengetahuinya, maka bisa segera ditentukan solusi apa saja yang bisa dilakukan untut mengatasi ancaman ekonomi tersebut. Berikut ini terdapat beberapa cara untuk mengatasi datangnya ancaman di bidang ekonomi, antara lain :

Salah satu pemicu perekonomian suatu negara menjadi tidak stabil adalah karena tingkat pengangguran pada negara itu sendiri. Semakin tinggi tingkat pengangguran yang ada, maka akan semakin buruk kondisi perekonomian negara tersebut. Banyaknya pengangguran, juga bisa menghambat laju dari pertumbuhan ekonomi setiap negera. Tidak heran jika pengangguran dianggap sebagai ancaman nyata bagi setiap negara khususnya di bidang ekonomi.

Untuk menekan angka pengangguran, solusinya bisa dengan meningkatkan kualitas pendidikan, menyediakan ruang khusus untuk pelatihan kerja sesuai perkembangan zaman, menyediakan lapangan kerja, mendukung segala aktivitas bisnis informal, menjalin kerjasama dengan pihak asing (mendatangkan investor), mengembangkan bisnis dengan berwirausaha hingga menyelanggarakan program transmigrasi untuk tujuan pemerataan.

Baca juga: Apa itu Pelaku Ekonomi?

Inflasi memegang perang penting dalam pergerakan ekonomi setiap negara. Untuk itu, inflasi juga dianggap sebagai salah satu ancaman serius dalam menentukan perkembangan kondisi ekonomi. Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah inflasi antara lain seperti menekan tingkat upah, proses pendistribusian yang dilakukan oleh pihak pemerintah, meningkatkan produksi di perusahaan-perusahaan, menerapkan berbagai kebijakan penting seperti moneter, non moneter hingga kebijakan fiskal.

Infrastruktur memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi setiap negara. Penyediaan infrastruktur yang tidak merata, menjadi faktor pemicu munculnya kesenjangan ekonomi di banyak daerah. Alhasil, ketidakstabilan ekonomi terjadi di mana-mana.

Untuk mengatasi permasalahan infrastruktur, bisa diatasi dengan cara melakukan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah. Lebih lanjut, pemerintah harus mampu menganalisa dengan baik untuk menekan anggaran belanja. Setiap daerah tidak bisa disamaratakan kebutuhan infrastrukturnya. Untuk itu, dalam proses pembangunan infrastruktur pun harus disesuaikan dengan kebutuhan. Infrastruktur di desa dan infrastruktur di perkotaan tentu saja beda kebutuhannya.

Kebiasaan ketergantungan pada impor yang terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, juga sangat berpengaruh pada ancaman ekonomi setiap negara. Untuk mengatasi ancaman ekonomi semacam ini, solusi yang bisa dilakukan seperti membuat kebijakan yang ketat terkait kegiatan impor dan diimbangi dengan peningkatan produksi dalam negeri hingga meningkatkan kegiatan ekspor. Selain itu, untuk mendukung serangkaian kebijakan tersebut, menjalin hubungan yang baik dengan negara lain juga sangat penting.

Sampai saat ini, Indonesia masih menjadi salah satu negara yang mempunyai utang luar negeri dengan nominal fantastis. Yang mana kondisi semacam ini jika terus saja dibiarkan, akan berdampak langsung pada permasalah ekonomi dalam negeri.

Untuk mengatasi masalah utang luar negeri, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan seperti membuka penggalangan dana dari seluruh masyarakat Indonesia, melakukan berbagai penerapan efisiensi di semua bidang, meningkatkan pemungutan pajak hingga menjalin kerjasama dengan banyak pihak dengan tujuan mendapatkan donatur.

Masalah korupsi menjadi masalah krusial yang tak hanya dialami oleh Indonesia saja. Di dalam negeri sendiri, kasus korupsi sudah menjadi budaya yang sulit untuk diatasi karena sudah menggerogoti seluruh aspek. Padahal, dengan tingginya kasus korupsi, bisa menciptakan ancaman serius pada kondisi ekonomi suatu negara.

Agar masalah korupsi bisa ditangani, pendidikan moral wajib dibangun sedini mungkin. Kemudian diperlukan pembekalan pendidikan religi hingga menjaga keberadaan aktivis secara berkelanjutan.

Salah satunya yang sudah sempat dibahas pada poin sebelumnya di atas, agar tak terjadi kesenjangan ekonomi dengan memastikan pemerataan pembangunan. Selain itu juga ada beberapa cara lain untuk melakukannya, antara lain seperti memperhatikan kualitas pendidikan, membuka lebih banyak lapangan kerja atau bisa juga membuka koperasi.

Baca juga: Apa itu Ekonomi Kreatif?

Dalam hal ini, pemerintah mempunyai peran yang sangat besar untuk membantu mengembangkan UMKM. Dengan berbagai kebijakan dan bantuan langsung yang pro pada pelaku UMKM, tentu bisa mendongkrak perputaran roda ekonomi mulai dari bawah sehingga bisa mewujudkan kesejahteraan bersama. Di Indonesia sendiri, tanpa dukungan dari pelaku UMKM, ancaman di bidang ekonomi pun akan menjadi semakin besar.

Cara dan sederet solusi di atas diharapkan bisa dilakukan dan juga diterapkan dalam kurun waktu tertentu secara bertahap, pelan–pelan, tapi pasti untuk menghindari segala ancaman di bidang ekonomi pada setiap negara. Mengingat bahwa pembangunan ekonomi, merupakan salah tujuan terciptanya dari suatu bangsa yang sejahtera.

Ancaman dari bidang ekonomi pasti dirasakan oleh setiap negara. Dengan menerapkan kebijakan yang baik mulai dari pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pendidikan, menekan angka korupsi, mengurangi kebiasaan impor dan utang luar negeri, maka kondisi ekonomi suatu negara bisa menjadi lebih stabil.

Sebagai indvidu, kamu juga harus memiliki solusi untuk terhindar dari ancaman ekonomi yakni dengan berinvestasi. Tujuan investasi adalah melindungi aset dari inflasi dan mendapatkan pendapatan dari aset yang dimiliki. Kamu bisa diversifikasi aset yang kamu miliki dengan investasi kripto di Pintu. Kamu bisa membeli berbagai macam koin kripto unggulan seperti Bitcoin, Ethereum, BNB, Polygon, dan sebagainya.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan pendapatan pasif melalui fitur Pintu Earn dan PTU Staking. Pintu juga merupakan aplikasi investasi terbaik buat pemula sekalipun, berkat tampilan antar muka yang sederhana.

Hanya dengan Rp11.000 kamu sudah bisa jual beli aset kripto, buruan install aplikasi Pintu sekarang!

Referensi:

Hardy Graupner, 5 threats to the global economy in 2022, diakses tanggal 10 Agustus 2022

IMF Staff, Globalization : Threat or Opportunity?, diakses tanggal 10 Agustus 2022

The Economist Intelligence Unit, Cause for Concern? The Top 10 Risks to the Global Economy, diakses tanggal 10 Agustus 2022

KOMPAS.com – Integrasi nasional merupakan proses yang harus diwujudkan demi terciptanya identitas nasional, kesatuan, dan persatuan bangsa.

Menciptakan integrasi nasional memang tidak mudah. Ada berbagai ancaman di berbagai bidang yang siap menghampiri.

Namun, ancaman tersebut masih bisa diatasi, sesuai dengan bidang masing-masing. Berikut penjelasan upaya mengatasi ancaman integrasi nasional di berbagai bidang:

Bidang ideologi dan politik

Upaya mengatasi ancaman di bidang ideologi dan politik dapat dilakukan dengan cara penguatan ideologi Pancasila. Pancasila merupakan falsafah hidup negara Indonesia, sehingga penguatan Pancasila wajib dilakukan.

Penguatan ideologi Pancasila dapat dilakukan dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebisa mungkin, nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila diamalkan oleh seluruh warga negara Indonesia.

Baca juga: Berbagai Bentuk Ancaman terhadap Integrasi Nasional

Selain penguatan Pancasila, konsep Bhinneka Tunggal Ika juga perlu dikuatkan. Agar persatuan dan kesatuan warga negara Indonesia tetap terjaga.

Dilansir dari buku Pendidikan Kewarganegaraan (2020) karya Damri dan Fauzi Eka Putra, beberapa cara lain untuk mengatasi ancaman di bidang ideologi dan politik, yaitu:

  1. Mengembangkan demokrasi politik.
  2. Memperkuat kepercayaan rakyat dengan cara mengegakkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
  3. Menegakkan supremasi hukum.
  4. Mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan perannya secara benar.
  5. Memperkuat posisi Indonesia di kancah politik internasional.

Bidang ekonomi

Ancaman utama di bidang ekonomi adalah globalisasi ekonomi. Globalisasi ekonomi dapat diatasi dengan cara menerapkan sistem ekonomi kerakyatan.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan, sistem ekonomi kerakyatan adalah suatu struktur dan proses ekonomi yang demokratis dan berkeadilan yang mendorong keikutsertaan rakyat banyak sebagai pemilik modal dan pengendali jalannya roda perekonomian.

Baca juga: Integrasi Timor Timur ke Indonesia masa Orde Baru

Agar sistem ekonomi kerakyatan dapat terwujud, ada hal-hal yang harus dilakukan, antara lain:

  1. Mengoptimalkan bahan baku yang ada di dalam negeri sehingga tidak bergantung pada impor.
  2. Sektor pertanian dijadikan prioritas utama. Sebab sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani.
  3. Perkonomian harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
  4. Tidak menggantungkan diri pada organisasi multilateral, seperti IMF dan bank dunia.
  5. Sistem ekonomi dikembangkan untuk memperkuat produksi dalam negeri sehingga perekonomian rakyat bisa menguat.

Ancaman di bidang sosial budaya dapat diatasi dengan cara:

  1. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diimbangi dengan penguatan iman dan takwa.
  2. Penguatan tentang budaya dan wawasan nusantara melalui pendidikan formal.
  3. Meningkatkan rasa nasionalisme dan menguatkan konsep Bhinneka Tunggal Ika.
  4. Melakukan penyaringan budaya dengan menggunakan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila.

Baca juga: Faktor Integrasi Nusantara

Bidang pertahanan dan keamanan

Upaya mengatasi ancaman di bidang pertahanan dan keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara Indonesia.

Untuk mengatasi ancaman militer, Indonesia menggunakan sistem pertahanan bersifat semesta.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2019, sistem pertahanan bersifat semesta melibatkan seluruh sumber daya nasional yang dipersiapkan secara dini oleh pemerintah untuk menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman.

Baca juga: Integrasi Nasional: Pengertian, Faktor Pembentuk dan Penghambat

Sistem pertahanan bersifat semesta memiliki ciri-ciri:

  1. Kerakyatan, yaitu orientasi pertahanan dan keamanan negara dilakukan oleh seluruh rakyat dan untuk kepentingan seluruh rakyat.
  2. Kesemestaan, yaitu seluruh sumber daya nasional dimanfaatkan untuk upaya pertahanan.
  3. Kewilayahan, yaitu gelar kekuatan pertahanan dilakukan secara menyebar di seluruh wilayah Indonesia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.