Bagaimana hubungan antar benda dalam komposisi tetap dalam porsi yang sesuai sehingga komposisi tampak seimbang disebut?

Daftar benda: 1. Penghapus 2. Lemari 3. Sampul majalah 4. Gambar 5. Lukisan 6. Botol 7. Lemari piket 8. Meja 9. Bacaan pada buku 5. Perhatikan daftar benda! Yang termasuk benda dua dimensi ... a. 2, 4, 6, 8 & 9 b. 2, 3, 4, 5 & 9 c. 1, 6, 7 & 8 d. 1, 5, 8 & 6

16

Jawaban terverifikasi

Jakarta -

Desain grafis adalah cabang ilmu dari seni desain untuk menciptakan elemen rupa di suatu media. Ilmu desain grafis mencakup seni visual, tipografi, tata letak, dan desain interaksi.

Dikutip dari buku Dasar Desain Grafis karya Alia Nutrisiany Purnomo, S.T., desain grafis merupakan kombinasi kompleks antara kata-kata, gambar, ilustrasi, hingga angka-angka yang membutuhkan elemen tertentu sehingga menghasilkan sesuatu yang berguna dalam bidang gambar

Dalam sebuah desain, objek akan dibuat dan diproduksi untuk dikomunikasikan sebagai sebuah pesan.

Elemen-elemen tertentu yang membentuk suatu desain bisa berupa jenis tulisan dengan tebal-tipisnya, ukuran, warna, spasi, ruang, bidang dan lain-lain, melalui unsur titik dan garis.

Adapun bentuk desain dapat berupa poster, kemasan produk, banner, kalender, dan masih banyak lagi.

Nah, untuk menghasilkan desain yang baik, maka para desainer grafis haruslah memahami prinsip-prinsip desain grafis yang ada. Prinsip-prinsip tersebut bertujuan untuk membantu menghasilkan desain yang baik dan menarik.

Dengan menerapkan prinsip desain, maka desainer akan dengan mudah menggabungkan berbagai elemen atau menyatukan komposisi dalam sebuah tata letak, sehingga pesan dapat tersampaikan.

7 Prinsip Dasar Desain Grafis:

1. Kesatuan (Unity)

Prinsip pertama adalah kesatuan, yang memiliki arti sebegai salah satu prinsip dasar desain grafis yang sangat penting.

Apabila tidak adanya kesatuan dalam sebuah karya desain akan terlihat kacau dan tidak sedap dipandangnya. Prinsip dari kesatuan dalam komposisi adalah semua bagian bentuk harus saling memiliki keterkaitan.


Keterkaitan bisa diciptakan dari sebuah bentuk lainnya yang saling menghubungkan seluruh bentuk tersebut atau disebut dengan prinsip hubungan.

Kesatuan membantu membuat elemen-elemen pada sebuah objek saling berdekatan, sehingga mereka akan terlihat bersatu/milik bersama.

2. Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan secara visual diartikan sebagai suatu kondisi yang sama, baik itu secara horizontal (kanan-kiri) maupun vertikal (atas-bawah.)

Unsur keseimbangan desain meliputi bentuk, tekstur, nilai, ukuran, dan warna. Keseimbangan dalam sebuah desain, dibuat agar orang yang dapat dengan nyaman melihatnya.


Keseimbangan terbagi menjadi dua macam, yakni keseimbangan simetris dan keseimbangan asimetris.

a. Keseimbangan simetris (formal balance) adalah susunan elemen yang meratakan sisi pusat atas ke bawah atau dari kiri ke kanan. Keseimbangan ini sifatnya sederhana dan formal.

b. Keseimbangan asimetris (informal balance) adalah pengaturan berbeda dengan berat yang sama dari komposisinya pada setiap sisi halaman. Keseimbangan asimetris biasanya banyak digunakan untuk desain kontemporer atau desain modern.

3. Proporsi (Proportion)

Desain juga harus memenuhi prinsip proporsi yakni perbandingan ukuran yang digunakan untuk membantu membandingkan panjang dan lebar, antara gambar dengan bidang gambarnya.

Untuk membuat desain yang proporsional, kalian bisa menggunakan kotak untuk membuat kerangka dengan margin, kolom, dan jarak sehingga membentuk suatu kekeserasian.

4. Irama (Rhythm)

Selanjutnya ada prinsip irama yang menjadi sebuah pola pengulangan terus menerus secara teratur, yang dibuat dari adanya unsur-unsur yang berbeda.

Irama dapat mengajak mata kita untuk mengikuti pergerakan objek. Dalam desain, prinsip irama sesungguhnya adalah hubungan pengulanya dari berbagai bentuk-bentuk indir rupa, yang menjadi kunci visual ritme.


5. Kontras

Tak kalah penting, terdapat hal untuk menghindari elemen desain dalam satu halaman yang terlihat sama atau serupa yang disebut dengan kontras.

Kontras diciptakan dari suatu hal yang berbeda, perbedaan tersebut bisa dilihat dari warna perbedaan ukuran sekarang bentuk dan lain sebagainya.

Terkadang, kontras menjadi visualisasi yang paling menarik perhatian orang dalam melihat sebuah halaman tersebut.


6. Harmoni

Selanjutnya ada prinsip harmoni atau keserasian yang memiliki fungsi sebagai faktor yang mengamankan agar suatu desain tidak terkesan terlalu raman.

Jika, kontras memberikan kesan kuat dan aktif sehingga menarik perhatian, harmoni justru akan menunjukan kesan pasif.

7. Penekanan (Emphasis)

Terakhir, desain perlu memiliki prinsip penekanan yang berarti suatu hal yang menjadi fokus atau yang mendapatkan perhatian pertama.

Pada bagian penekanan ini, tata letak merupakan kebutuhan yang penting untuk menarik pandangan orang.

Nah, itulah penjelasan mengenai prinsip-prinsip dasar desain grafis. Jangan lupa menerapkan prinsip-prinsip di atas, ketika ingin membuat sebuah desain ya, detikers!

Simak Video "Desain Motor Listrik di Indonesia Begitu-gitu Saja, Kenapa?"


[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

Skip to content

Dekan Fakultas ISIPOL

Dr. Effiati Juliana Hasibuan, M.Si

Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Dr. Nadra Ideyani Vita, M.Si

Wakil Dekan Bidang Inovasi, Kemahasiswaan dan Alumni

Dr. Dedi Sahputra, MA

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi

Agnita Yolanda, B.Comm, M.Sc

Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi

Angga Tinova Yudha, M.I.Kom

sebastiandennis sebastiandennis

Penyusunan benda yang menjadi obyek gambar pada komposisi simetris adalah obyek gambar pada bagian kiri bidang gambar sama dengan obyek gambar pada bagian kanan bidang gambar.

Selain kesamaan pada penyusunan obyek, pada komposisi simetris ukuran dan bentuk obyek gambar di bagian kiri bidang gambar juga dibuat sama dengan obyek gambar di bagian kanan bidang gambar.

Pembahasan

Menggambar model adalah salah satu cara menggambar yang termasuk dalam seni lukis karena menghasilkan karya seni dua dimensi. Menggambar model sendiri merupakan cara menggambar yang obyek gambarnya ditentukan dan dipilih terlebih dahulu untuk digunakan sebagai model gambar. Contoh obyek yang sering digunakan dalam kegiatan menggambar model ini adalah makhluk hidup dan benda mati. Ada beberapa prinsip yang terkandung dalam kegiatan menggambar model agar membuat hasil gambarnya menjadi lebih indah, yang adalah:

  1. Keseimbangan: adanya pengaturan keseimbangan dan keselarasan dari suatu obyek gambar pada bidang gambar. Cara membuat keseimbangan adalah dengan pembuatan skala, pembuatan efek perspektif, dan memberikan sudut pandang penggambar,
  2. Proporsi: adanya perbandingan ideal antara struktur dari suatu obyek gambar dengan keseluruhan obyek gambar. Tujuan dari proporsi ini adalah membentuk sebuah obyek gambar yang rasional. Contoh dari penggunaan proporsi yang salah adalah penggambaran mata manusia yang sangat besar hingga mendominasi bagian kepala, hal ini menjadi salah karena pada dasarnya mata manusia cenderung kecil.
  3. Kesatuan: adanya integrasi dari setiap obyek gambar yang berada dalam suatu bidang gambar sehingga hasil gambar bisa terlihat lebih menarik dan memliki nilai estetika yang tinggi. Kesatuan bisa dicapai dengan menggunakan efek ruang dan efek pencahayaan.
  4. Komposisi: penyusunan dari obyek gambar di suatu bidang gambar agar hasil gambar lebih menarik untuk dilihat. Berdasarkan cara penyusunannya, komposisi bisa dibagi menjadi:
  • Komposisi sentral: jenis komposisi yang menempatkan obyek gambar di tengah-tengah bidang gambar sehingga menimbulkan kesan terpusat dan seimbang.
  • Komposisi asimetris: jenis komposisi yang menyusun obyek gambar di bagian kiri bidang gambar yang tidak sama dengan obyek gambar di bagian kanan bidang gambar, komposisi asimetris juga meliputi perbedaan ukuran dan bentuk dari obyek gambar.
  • Komposisi simetris: jenis komposisi yang menyusuna obyek gambar di bagian kiri bidang gambar sama dengan obyek gambar di bagian kanan bidang gambar, komposisi simetris juga menyamakan ukuran dan bentuk dari obyek gambarnya.

Pelajari lebih lanjut

Materi tentang teknik menggambar model

brainly.co.id/tugas/465543

Materi tentang aliran dalam seni lukis

brainly.co.id/tugas/36258861

Materi tentang unsur dalam seni rupa

brainly.co.id/tugas/36727373

Detail jawaban

Kelas: 8

Mapel: Seni Budaya

Bab: 1 - Menggambar Model

Kode: 8.19.1

#TingkatkanPrestasimu