Apakah banyak air selalu tetap di permukaan bumi mengapa demikian


amyra4 @amyra4

May 2021 2 60 Report

apakah banyak air selalu tetap di permukaan bumi? mengapa demikian?​


sensaelizabeth8

Jawaban:

Banyak air selalu tetap di permukaan bumi. Penyebabnya adalah bahwa air yang ada di permukaan bumi melakukan siklus dari air hingga berwujud padat atau udara hingga akhirnya membentuk cair lagi dan begitu seterusnya

21 votes Thanks 25

amyra4 terimakasih

sensaelizabeth8 sama -sama

sensaelizabeth8 kalau boleh jadikan jawaban terbaik ya kak :)

Boboiboy480

Jawaban:

Banyak air selalu tetap di permukaan bumi

Penjelasan:

Penyebabnya adalah bahwa air yang ada di permukaan bumi melakukan siklus dari air hingga berwujud padat atau udara hingga akhirnya membentuk cair lagi dan begitu seterusnya.

7 votes Thanks 10

More Questions From This User See All


amyra4 April 2021 | 0 Replies

Sebutkan keunggulan dari iklan elektronik dalam media televisi​
Answer

Recommend Questions



nodanodapintar May 2021 | 0 Replies

Sebuah sungai pada peta topografi di gambarkan dengan simbol berupa garis putus-putis. Hal ini menandakan bahwa daerah tersebut merupakan daerah... (A) batuan kapur. (B) batuan induk. (C) batuan vulkanis. (D) batuan metamorf. (E) batuan beku.


fchry221 May 2021 | 0 Replies

jelaskan keunggulan citra pengindraan jauh?


xnasihin May 2021 | 0 Replies

Sebutkan empat macam planet luar pada tata surya kita!


kiky381 May 2021 | 0 Replies

kk tolong jawab yy,,,,dari no 1-8 pleasee


kiky381 May 2021 | 0 Replies

dn yg ini jga yy kk dri no 4-8 plissss


kiky381 May 2021 | 0 Replies

dn yg ini jga yy kk dri no 4-8 plissss


Triaraisyaa6282 May 2021 | 0 Replies

Konsumsi bahan bakar fosil di Indonesia mengalami peningkatan. Peningkatan ini terjadi seiring meningkatnya jumlah kendaraan pribadi. Keadaan tersebut tentu saja memperbesar tingkat polusi di udara. Untuk itu, perlu adanya upaya mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dengan cara


AbangRiyadh3587 May 2021 | 0 Replies

kala pleistosen berlangsung sekitar 1,8 juta tahun lalu hingga 10.000 tahun yang lalu. apa saja fenomena yang muncul pada kala tersenut, jelaskan


Rebexa9885 May 2021 | 0 Replies

sebutkan beberapa jenis manusia purba yg hidup pada zaman pra aksara?


liyuu52 May 2021 | 0 Replies

lapisan bumi yang berupa batuan pembentuk bentang alam disebut


Cara melestarikan air (Photo by Muhammad Abdullah Al Akib from Pexels)

Bobo.id- Air adalah sumber kehidupan semua makhluk di Bumi. Sekitar 71% atau hampir seluruh permukaan Bumi tertutup air.

Air di Bumi diperkirakan berjumlah 326 juta mil kubik atau 1.332 miliar kilometer kubik. Air memiliki siklus hidrologi, sehingga jumlah air di Bumi tidak berkurang.

Baca Juga: Ternyata Cuaca dan Iklim Itu Berbeda Tapi Saling Berkaitan, Ini Penjelasannya

Hidrologi

Hidrologi adalah cabang Ilmu Geografi yang mempelajari pergerakan air dan kualitas air di Bumi. Orang yang ahli dalam bidang hidrologi disebut hidrolog.

Air di permukaan Bumi selalu mengalami perputaran (sirkulasi) yang disebut siklus hidrologi. Siklus hidrologi atau siklus air berlangsung sepanjang waktu.

Siklus air adalah proses perputaran atau daur ulang air yang berurutan secara terus-menerus. Dengan adanya siklus air, maka jumlah air di permukaan Bumi relatif tetap.

Air yang ada di permukaan Bumi, seperti air danau, air sungai, rawa, lautan, gletser, dan waduk, karena penyinaran Matahari berubah menjadi uap.

Kemudian, karena tiupan angin, uap itu bisa membubung tinggi. Lalu, karena suhu semakin rendah, uap air itu membeku dan jatuh ke permukaan Bumi menjadi hujan.


Page 2

Jonathan Alfrendi Jumat, 7 Agustus 2020 | 14:00 WIB

Cara melestarikan air (Photo by Muhammad Abdullah Al Akib from Pexels)

Siklus Hidrologi

Sinar Matahari merupakan sumber tenaga penyebab terjadinya penguapan air dari laut, danau, dan sungai. Proses ini disebut evaporasi.

Uap air di atmosfer berubah menjadi awan dengan adanya kondensasi. Jadi, kondensasi adalah berubahnya awan menjadi titik-titik air, yang kemudian akan menjadi air hujan.

Proses itu disebut presipitasi. Hujan yang jatuh ke permukaan tanah akan meresap ke dalam tanah yang disebut dengan proses infiltrasi.

Air di dalam tanah berkumpul dan keluar ke permukaan tanah menjadi mata air.

Dari mata air ini, air mengalir ke sungai dan bermuara di danau dan laut. Begitulah air bersirkulasi terus-menerus.

Baca Juga: Letak Geografis Indonesia Ternyata Memiliki Banyak Pengaruh, lo! Ini Beberapa di Antaranya


Page 3


Page 4

Photo by Muhammad Abdullah Al Akib from Pexels

Cara melestarikan air

Bobo.id- Air adalah sumber kehidupan semua makhluk di Bumi. Sekitar 71% atau hampir seluruh permukaan Bumi tertutup air.

Air di Bumi diperkirakan berjumlah 326 juta mil kubik atau 1.332 miliar kilometer kubik. Air memiliki siklus hidrologi, sehingga jumlah air di Bumi tidak berkurang.

Baca Juga: Ternyata Cuaca dan Iklim Itu Berbeda Tapi Saling Berkaitan, Ini Penjelasannya

Hidrologi

Hidrologi adalah cabang Ilmu Geografi yang mempelajari pergerakan air dan kualitas air di Bumi. Orang yang ahli dalam bidang hidrologi disebut hidrolog.

Air di permukaan Bumi selalu mengalami perputaran (sirkulasi) yang disebut siklus hidrologi. Siklus hidrologi atau siklus air berlangsung sepanjang waktu.

Siklus air adalah proses perputaran atau daur ulang air yang berurutan secara terus-menerus. Dengan adanya siklus air, maka jumlah air di permukaan Bumi relatif tetap.

Air yang ada di permukaan Bumi, seperti air danau, air sungai, rawa, lautan, gletser, dan waduk, karena penyinaran Matahari berubah menjadi uap.

Kemudian, karena tiupan angin, uap itu bisa membubung tinggi. Lalu, karena suhu semakin rendah, uap air itu membeku dan jatuh ke permukaan Bumi menjadi hujan.