Apa yang akan terjadi jika manusia memanfaatkan tumbuhan dan hewan secara berlebihan

Campuran yang terdiri dari dua bahan lebih dan memiliki fase yang berbeda disebut campuran .... a. heterogenb. sejenis c. homogen d. kimia​

Berikan 2 contoh perubahan energi ada yang dinamakan energi alternatif, Apa sajakah itu​

Soal Simulasi IPA. Untuk simulasi ujian minggu depan. Soal sudah tertera pada foto. Cuman 3 soal kok ^^ Pake penjelasan dan pembahasan yah

badan usaha untuk orang yang melakukan kegiatan produksi disebut​

jenis gunung yg mengakibatkan gunung meletus adalah...Pls jangan ngasal ya, itu kisi" US, aku gk ngerti maksud soal nya gimanaa :' btw ini pelajaran p … lh ya​

air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit Berikut yang bukan termasuk penyakit yang dapat disebabkan air tercemar adalaha. disentri b. hipertensi c … . gatal -gatal d. diare ​

cari lah lima artikel dari berbagai sumber tentang aktivitas manusia yang mengganggu keseimbangan lingkungan.​

pada masa pubertas ciri ciri primer dan sekunder artinya​

tolong bantu dijawab ya makasih​

33. Manusia memerlukan berbagai kebutuhan untuk menunja kehidupannya. Mulai dari kebutuhan dasar agar bisa tetap bertar hidup, seperti makananan, minu … man, dan tempat berlindur hingga beragam kebutuhan untuk mencapai kemakmuran sep 3 perhiasan, mobil mewah, dan sebagainya. Kebutuhan manusia itu berkembang mengikuti.... a. jenis kelamin C. usia b. peradaban d. tingkat pendidikan Alasan memilih jawaban:______________________​

Ilustrasi anak belajar di rumah Foto: Shutterstock

Mengapa tidak boleh mengambil dan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) secara berlebihan? Ini adalah salah satu pertanyaan dalam program Guruku yang tayang di Suroboyo TV (SBO TV) Kamis (6/8).

Pertanyaan ini berkaitan dengan materi 'Sumber Daya Alam' bagi murid kelas 4 SD. Ibu guru Mei Puspita Dewi akan menemani para murid belajar materi tersebut.

Berikut jawaban dari hasil pertanyaan dalam SBO TV seputar 'Sumber Daya Alam' yang tayang Kamis, 8 Agustus 2020.

Mengapa kita tidak boleh mengambil dan memanfaatkan sumber daya alam secara berlebihan?

Karena apabila sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui diambil secara berlebihan, maka sumber daya alam tersebut akan cepat habis. Sedangkan eksploitasi hewan dan tumbuhan secara berlebihan, bisa menyebabkan kepunahan.

Lihat Foto

SHUTTERSTOCK/SOMMAI

Ilustrasi biji tanaman jarak.

KOMPAS.com – Krisis energi akibat cadangan bahan bakar minyak, terutama dari bahan bakar fosil, kian menipis membutuhkan solusi tepat untuk mengatasinya.

Salah satu solusinya adalah penggunaan bahan bakar alternatif, sepert bahan bakar bio-diesel yang dapat diperoleh dari tanaman jarak, khususnya jarak pagar (Jatropha curcas).

Saat ini, popularitas tanaman jarak semakin menanjak dan mulai dikembangkan secara luas di berbagai wilayah di Indonesia.

Pasalnya, selain berpotensi sebagai bahan bakar alternatif, tanaman jarak juga umum digunakan sebagai obat herbal.

Ketika semakin banyak dimanfaatkan, perlu dilakukan upaya agar tanaman jarak terjaga kelestariannya.

Jika tanaman jarak dimanfaatkan secara berlebihan, apalagi tidak diimbangi dengan upaya budidaya, jumlah tanaman jarak bisa terus berkurang, bahkan punah.

Baca juga: Mengenal Tanaman Jarak, Tumbuhan Liar Kaya akan Minyak dan Manfaatnya

Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga kelestarian tanaman jarak dan tidak menggunakannya secara berlebihan.

Salah satu upaya untuk menjaga kelestarian tanaman jarak adalah dengan budidaya. Dengan demikian, pemanfaatan tanaman jarak dapat berkelanjutan.

Dilansir dari makalah bertajuk “Budidaya Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas Linn) sebagai Sumber Bahan Eneri Alternatif Biofuel”, sistem budidaya tanaman jarak selama ini belum dilakukan dengan tujuan agribisnis.

Umumnya, tujuan masyarakat membudidayakan tanaman jarak adalah untuk digunakan sebagai obat herbal.

Contoh Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan Secara Sembarangan
a. Di Bidang Pertanian 

Penggundulan hutan merupakan salah satu contoh kerusakan yang diakibatkan oleh kegiatan pertanian ladang berpindah. Tempat yang ditinggalkan menjadi kurang subur dan ditumbuhi alang-alang. Akibat lebih jauh, saat musim hujan akan terjadi proses pengikisan tanah permukaan yang intensif. Hal ini bisa menyebabkan banjir, sementara itu saat musim kemarau tempat seperti itu akan mengalami kekurangan air.Perburuan hewan yang membabi-buta sehingga terputusnya rantai makanan yang menyebabkan keseimbangan alam menjadi kacau tidak ada ujung pangkalnya.Kebakaran hutan diakibat dua faktor selain alam dikareanakan oleh kemarau panjang yang memicu kebakaran alam. Kebakaran hutan juga disebabkan ulah manusia yang melakukan aktivitas seperti pembukaan lahan dengan membakar hutan pada akhirnya terjadi polusi udara akibat kabut asap yang ditimbulkan sehingga banyak spesies binatang dan tumbuhan musnah.Penggundulan hutan ini adalah akibat manusia yang melakukan aktivitas penebangan hutan secara liar tanpa izin atau illegal dengan tanpa melakukan reboisasi kembali pada hutan tersebut.

b. Di Bidang Perikanan 

Cara penangkapan ikan yang salah, seperti menggunakan pukat harimau juga menyebabkan kian berkurangnya jenis-jenis ikan tertentu di daerah perairan. Apalagi bila menggunakan bahan peledak, tidak saja ikan besar yang mati, tetapi larva dan ikan-ikan kecil lainnya juga ikut mati.

c. Di Bidang Teknologi   

  • Penggunaan traktor dalam membajak sawah sebagai alat bantu, traktor memang mempermudah dan mempercepat dalam membajak sawah. Namun, kadang ada hal lain yang terbawa seperti, sisa bahan bakar, buangan oli, dan sebagainya. Hal tersebut bisa merusak lingkungan.
  • Radiasi Nuklir adalah peristiwa pencemaran alam akibat meledak dan pecahnya partikel-partikel dari nuklir dari penyimpannya.


d. Industri Pertambangan 

Penambangan adalah aktivitas manusia dalam menggali material alam yang berharga seperti bahan tambang besi,timah,emas dll. Penambangan secara liar tanpa perlakuan bijak akan memicu kerusakan alam juga.Limbah industri adalah hasil pengolahan pabrik yang tidak berguna. Limbah ini merupakan pemicu juga dalam kerusakan alam karena limbah itu berupa racun yang akan memusnahkan hewan,tumbuhan dan manusia juga. Dan dipastikan keseimbangan alam juga terganggu.

Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Aktivitas Manusia

Dalam memanfaatkan alam, manusia terkadang tidak memerhatikan dampak yang akan ditimbulkan. Beberapa bentuk kerusakan lingkungan yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia, antara lain, meliputi hal-hal berikut ini.

a. Pencemaran Lingkungan

Pencemaran (polusi) adalah peristiwa berubahnya keadaan alam (udara, air, dan tanah) karena adanya unsur-unsur baru atau meningkatnya sejumlah unsur tertentu, atau terjadi karena masuknya bahan-bahan pencemar (polutan) yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan. Bahan-bahan pencemar tersebut pada umumnya merupakan efek samping dari aktivitas manusia dalam pembangunan. Berdasarkan jenisnya, pencemaran dapat dibagi menjadi empat, yaitu pencemaran udara, pencemaran tanah, pencemaran air, dan pencemaran suara. 1. Pencemaran Udara

Hasil limbah industri, limbah pertambangan, dan asap kendaraan bermotor dapat mencemari udara. Asap-asap hasil pembuangan tersebut terdiri atas karbon monoksida, karbon dioksida, dan belerang dioksida. Karbon dioksida mengakibatkan hawa pengap dan naiknya suhu permukaan bumi. Karbon monoksida dapat meracuni dan mematikan makhluk hidup sedangkan belerang dioksida menyebabkan udara bersifat Pencemaran udara yang ditimbulkan oleh ulah manusia antara lain, disebabkan oleh asap sisa hasil pembakaran, khususnya bahan bakar fosil (minyak dan batu bara) yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor, mesin-mesin pabrik, dan mesin-mesin pesawat terbang atau roket. Dampak yang ditimbulkan dari pencemaran udara, antara lain, berkurangnya kadar oksigen (O2) di udara, menipisnya lapisan ozon (O3), dan bila bersenyawa dengan air hujan akan menimbulkan hujan asam yang dapat merusak dan mencemari air, tanah, atau tumbuhan.

2. Pencemaran suara

Pencemaran suara dapat timbul dari bising-bising suara mobil, kereta api, pesawat udara, dan jet. Di pusat-pusat hiburan dapat pula terjadi pencemaran suara yang bersumber dari tape recorder yang diputar keras-keras. Adanya pencemaran suara dapat mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit dan gangguan pada manusia dan hewan ternak, seperti gangguan jantung, pernafasan dan gangguan saraf.Pencemaran suara adalah tingkat kebisingan yang sangat mengganggu kehidupan manusia, yaitu suara yang memiliki kekuatan > 80 desibel. Pencemaran suara dapat ditimbulkan dari suara kendaraan bermotor, mesin kereta api, mesin jet pesawat, mesin-mesin pabrik, dan instrumen musik. Dampak pencemaran suara menimbulkan efek psikologis dan kesehatan bagi manusia, antara lain, meningkatkan detak jantung, penurunan pendengaran karena kebisingan (noise induced hearing damaged), susah tidur, meningkatkan tekanan darah, dan dapat menimbulkan stres.

3. Pencemaran air

Pembuangan sisa-sisa industri secara sembarangan bisa mencemarkan sungai dan laut. Jika sungai dan laut tercemar, akibatnya banyak ikan dan mikrobiologi yang hidup di dalamnya tak mampu hidup lagi. Selain itu air sungai dan laut yang tercemar itu juga mengakibatkan sumber air tercemar sehingga manusia sulit mendapat air minum yang sehat dan bersih.Pencemaran air terjadi karena masuknya zat-zat polutan yang tidak dapat diuraikan dalam air, seperti deterjen, pestisida, minyak, dan berbagai bahan kimia lainnya, selain itu, tersumbatnya aliran sungai oleh tumpukan sampah juga dapat menimbulkan polusi atau pencemaran. Dampak yang ditimbulkan dari pencemaran air adalah rusaknya ekosistem perairan, seperti sungai, danau atau waduk, tercemarnya air tanah, air permukaan, dan air laut. 4. Pencemaran tanah

Pada dasarnya tanah pun dapat mengalami pencemaran, penyebabnya antara lain :

  • Bangunan barang-barang atau zat-zat yang tidak larut dalam air yang berasal dari pabrik-pabrik.
  • Pembuangan ampas kimia dan kertas plastik bekas pembungkus botol bekas.
  • Pencemaran tanah disebabkan karena sampah plastik ataupun sampah anorganik lain yang tidak dapat diuraikan di dalam tanah. Pencemaran tanah juga dapat disebabkan oleh penggunaan pupuk atau obat-obatan kimia yang digunakan secara berlebihan dalam pertanian, sehingga tanah kelebihan zat-zat tertentu yang justru dapat menjadi racun bagi tanaman. Dampak rusaknya ekosistem tanah adalah semakin berkurangnya tingkat kesuburan tanah sehingga lambat laun tanah tersebut akan menjadi tanah kritis yang tidak dapat diolah atau dimanfaatkan.


b. Degradasi LahanDegradasi lahan adalah proses berkurangnya daya dukung lahan terhadap kehidupan. Degradasi lahan merupakan bentuk kerusakan lingkungan akibat pemanfaatan lingkungan oleh manusia yang tidak memerhatikan keseimbangan lingkungan. Bentuk degradasi lahan, misalnya lahan kritis, kerusakan ekosistem laut, dan kerusakan hutan.1) Lahan kritis dapat terjadi karena praktik ladang berpindah ataupun karena eksploitasi penambangan yang besar-besaran.2) Rusaknya ekosistem laut terjadi karena bentuk eksploitasi hasil-hasil laut secara besar-besaran, misalnya menangkap ikan dengan menggunakan jala pukat, penggunaan bom, atau menggunakan racun untuk menangkap ikan atau terumbu karang. Rusaknya terumbu karang berarti rusaknya habitat ikan, sehingga kekayaan ikan dan hewan laut lain di suatu daerah dapat berkurang.

3) Kerusakan hutan pada umumnya terjadi karena ulah manusia, antara lain, karena penebangan pohon secara besar-besaran, kebakaran hutan, dan praktik peladangan berpindah. Kerugian yang ditimbulkan dari kerusakan hutan, misalnya punahnya habitat hewan dan tumbuhan, keringnya mata air, serta dapat menimbulkan bahaya banjir dan tanah longsor.