3 tempat yang harus dihindari dalam aktivitas bermain

ilustrasi olahraga. mensjournal.com

JATIM | 18 Februari 2021 14:10 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda

Merdeka.com - Kebiasaan sebelum berolahraga dapat membawa hasil yang baik maupun buruk. Dan, Anda satu-satunya yang dapat menentukan efek dari kebiasaan tersebut. Ini bisa sesederhana menghindari minum kopi atau mengenakan pakaian yang tepat. Dengan rutinitas yang tepat, tubuh akan dapat berfungsi pada tingkat yang lebih tinggi, membawa Anda semakin dekat ke tujuan yang didambakan.

Beberapa jenis aktivitas yang harus dihindari sebelum olahraga sangat penting untuk diperhatikan. Karena dapat menghindarkan tubuh dari berbagai kemungkinan terburuk.

Tujuan berolahraga adalah agar membuat tubuh lebih sehat, bukan justru sebaliknya. Maka dari itu, beberapa kebiasaan ini sangat penting diperhatikan sebelum berolahraga. Dilansir dari Brightside, berikut ini kami telah rangkum 6 jenis aktivitas yang harus dihindari sebelum olahraga:

2 dari 4 halaman

physicalsolutionsli.com

1. Hindari Berolahraga Saat Perut Kosong

Jenis aktivitas yang harus dihindari sebelum olahraga yang pertama adalah menghindari perut kosong. Beberapa orang menggunakan puasa kardio yang dilakukan dengan perut kosong. Teorinya adalah bahwa tubuh akan memakan lemak dan karbohidrat sebagai energi, yang dapat membantu menurunkan berat badan lebih banyak.

Namun, jika Anda belum makan apa pun selama beberapa jam sebelum berolahraga, tubuh mungkin menggunakan protein sebagai bahan bakar. Ini berarti Anda akan memiliki lebih sedikit protein untuk diperbaiki dan dibangun otot. Selain itu, jika Anda fokus menggunakan lemak sebagai sumber energi utama, bukan berarti tubuh akan membakar lebih banyak kalori.

2. Hindari Minum Terlalu Banyak Sebelum Berolahraga

Jenis aktivitas yang harus dihindari sebelum olahraga berikutnya adalah dengan minum terlalu banyak sebelum berolahraga. Penting untuk terhidrasi dengan baik sebelum berolahraga, tetapi hindari minum terlalu banyak air, karena jika melakukannya, darah akan mencoba menyeimbangkan kadar garam. Sel mungkin membengkak dan Anda bisa mengalami gejala seperti pusing, nyeri, dan bahkan muntah.

Yang terbaik adalah minum air 1 sampai 2 jam sebelum latihan Anda (15 sampai 20 ons). 15 menit sebelum Anda mulai, minumlah sekitar 8 hingga 10 ons. Anda mungkin perlu minum lebih banyak jika berkeringat lebih banyak atau jika cuaca lebih hangat.

3 dari 4 halaman

yurielkaim.com

3. Hindari Tidur Siang Terlalu Lama

Jenis aktivitas yang harus dihindari sebelum olahraga berikutnya adalah kebiasaan tidur siang terlalu lama. Tidak apa-apa untuk tidur sebentar sebelum berolahraga, selama kurang lebih 30 menit. 

Ini dianggap sebagai "power-nap" dan dapat meningkatkan fokus dan energi. Namun, tidur siang yang lebih lama bisa berdampak sebaliknya. Ini mungkin membuat Anda merasa lebih lesu daripada sebelum tidur.

4. Hindari Peregangan Statis

Jenis aktivitas yang harus dihindari sebelum olahraga yang keempat adalah hindari untuk melakukan peregangan statis. Peregangan statis dapat mengurangi kinerja, berdampak negatif pada kecepatan lari, waktu reaksi, dan produksi gaya. Ditambah lagi, jika tubuh belum melakukan pemanasan terlebih dahulu, hal itu dapat menyebabkan kerusakan otot.

Ini tidak berarti bahwa Anda harus benar-benar melupakan peregangan statis. Sebaliknya, lakukan setelahnya karena akan menimbulkan lebih banyak manfaat.

4 dari 4 halaman

stack.com

5. Hindari Memulai Olahraga Tanpa Istirahat yang Benar

Jika ingin berolahraga dengan benar, maka Anda juga harus terlebih dahulu memastikan jika Anda juga memulai istirahat dengan benar juga. Membiarkan diri beristirahat akan memberi otot kesempatan untuk pulih dan tumbuh, mencegah kelelahan. Anda akan tidur lebih nyenyak, risiko cedera akan berkurang, dan tingkat kinerja akan meningkat.

6. Hindari Minum Kopi

Kafein merupakan bahan paling umum dalam suplemen pra-latihan. Ini mungkin membantu Anda dengan memberi Anda energi untuk membantu berolahraga lebih banyak dan bahkan dapat meningkatkan motivasi dan fokus, tetapi tidak lama. Mencerna terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kontraksi berkumpul di usus besar, yang dapat meningkatkan kemungkinan buang air besar.

(mdk/raf)

Bagaimana cara melakukan variasi gerak berjalan dan melompat dalam permainan estafet lompat bambu.

Melempar bola basket langsung ke arah keranjang lawan disebut teknik.... * a. shooting b. dribbling c. passing d. pivot

Tuliskan teknik dasar sepak bola dan jelaskan satu persatu.

Apa yg dimaksud ekstapes dan ekstapes dibagi berapa sebutkan dan jelaskan.

apa yg dimaksud softball​

Passing dalam permainan bola voli ada berapakah... * a. 2 b. 3 c. 4 d. 5

Pegangan raket kekiri dan kanan serta kekuatan ada pada ibu jari disebut

Pemain yang berhak melakukan smash berposisi di …….. * a. samping garis b. belakang garis serang c. depan garis serang d. tengah e. semua posisi

Pemain yg bertuhas menjaga lapangan dalam pada bermain fotbal

Pemain yang bertugas memberikan umpan sebagai upaya melancarkan serangan disebut.... * a. libero b. smasher c. universal d. server e. toser

You got lucky! We have no ad to show to you!

Iklan

Waktu bermain merupakan kesempatan bagi anak untuk bersenang-senang dan belajar. Pastinya saat memilih mainan harus yang sesuai usia anak dan waspada terhadap mainan berbahaya bagi anak.

Tentu saja, perusahaan mainan selalu memastikan bahwa produk mereka aman bagi konsumen. Namun, insiden bisa terjadi kapan saja!

Terlebih lagi, mainan tua dan bekas memiliki potensi bahaya yang lebih besar. Oleh karena itu, kami membuat daftar mainan berbahaya bagi anak yang harus dihindari.

Mari ciptakan waktu bermain menjadi pengalaman menyenangkan, mendidik, dan aman bagi anak.

Mainan berbahaya bagi anak #1: Mainan dengan pita dan tali

Di Amerika Serikat pada tahun 2016, ada lebih dari 174.000 mainan yang menyebabkan kecelakaan anak di bawah 15 tahun. Salah satu jenis kecelakaan akibat mainan yang paling umum adalah tersedak dan sesak napas akibat tercekik mainan dengan tali.

Di Kanada, balon merupakan penyebab utama anak tersedak selain dari makanan.

Jadi, Bunda harus ekstra hati-hati dengan mainan anak. Apa yang mungkin terlihat sebagai boneka lucu dan tidak berbahaya bisa memiliki pita atau tali yang longgar yang berpotensi menyebabkan anak tercekik.

Mainan berbahaya bagi anak #2: Mainan dengan ujung yang runcing dan tajam

You got lucky! We have no ad to show to you!

Iklan

Mainan yang mudah pecah, seperti mainan berbahan kaca atau plastik, termasuk dalam kategori ini. Mainan kayu dan logam yang kualitasnya buruk juga bisa memiliki ujung yang tajam yang dapat melukai anak.

Salah satu contohnya adalah mainan dinosaurus dengan bagian tubuh yang tajam seperti ekor maupun jari yang runcing. Boneka tua yang bagian aksesorinya copot juga bisa menusuk anak tanpa disadari.

Periksa semua mainan anak, baik yang baru maupun yang lama, terutama jika ada bagian-bagian yang longgar. Jika Parents melihat ada yang tidak beres, saatnya menyingkirkan mainan tersebut.

Mainan berbahaya bagi anak #3: Mainan dengan bagian-bagian yang kecil

You got lucky! We have no ad to show to you!

Iklan

Lego memiliki bagian-bagian yang kecil sehingga berpotensi menyebabkan tersedak, terutama bagi anak di bawah 4 tahun.

Kebanyakan mainan dilengkapi dengan label peringatan jika mainan tersebut memiliki potensi bahaya tersedak. Bunda dan Ayah harus tetap berhati-hati.

Bahkan, mainan yang sesuai dengan usia anak sekalipun memiliki bagian yang dapat dilepas. Bagian-bagian kecil itu dapat dengan mudah nyangkut di hidung, telinga, maupun tenggorokan anak.

Pikirkan lagi dengan baik ketika akan membeli mainan terutama untuk anak di bawah 4 tahun. Sesuatu yang berukuran lebih kecil atau sama dengan mulut anak dapat berpotensi membuat anak tersedak.

You got lucky! We have no ad to show to you!

Iklan

Mainan berbahaya bagi anak #4: Mainan dengan bunyi yang keras

Mainan ini memang tidak membuat anak tersedak, namun berpotensi membahayakan pendengaran anak. Pastikan mencoba dulu mainan tersebut untuk mengetahui apakah bunyinya cukup aman untuk telinga anak.

Ingat: Pendengaran anak masih berada dalam tahap perkembangan. Anak lebih sensitif pada suara bising dibanding orang dewasa.

Suara pistol mainan bahkan bisa membuat gendang telinga pecah! Menakutkan, bukan? Apalagi, memberinya mainan pistol-pistolan seolah-olah mengenalkan anak sejak dini pada konsep kekerasan menggunakan senjata.

Mainan berbahaya bagi anak #5: Mainan yang bisa dinaiki anak

You got lucky! We have no ad to show to you!

Iklan

Bagi anak-anak yang lebih kecil, mainan yang bisa dikendarai atau dinaiki biasanya tidak disarankan. Contohnya adalah mainan motor-motoran atau skuter.

Balita biasanya belum memiliki koordinasi gerak yang baik sehingga mainan jenis ini bisa mencelakakannya. Trampolin juga termasuk salah satu mainan yang membahayakan keselamatan anak.

Artikel terkait: Anak 3 Tahun Cedera Parah Saat Main Trampolin, Peringatan Keras Bagi Para Orangtua

Mainan berbahaya bagi anak #6: Mainan dengan proyektil

Mainan seperti ketapel, busur dan anak panah, atau mainan yang terbang memang sangat menyenangkan untuk anak. Namun, hati-hati karena mainan ini bisa berbahaya!

Bayangkan apa yang terjadi jika anak panah mendarat di mata anak. Jika anak Anda bersikeras ingin menjadi Merida dari film Brave atau Hawkeye dari Avengers, maka cobalah menggantinya dengan anak panah berujung karet.

You got lucky! We have no ad to show to you!

Iklan

Mainan berbahaya bagi anak #7: Mainan bermagnet

Menurut Health Canada, magnet menjadi sangat berbahaya jika anak tak sengaja menelannya. Dan ingatlah bahwa magnet bisa menarik magnet lain.

Saat magnet yang tak sengaja tertelan melewati sistem pencernaan anak, magnet tersebut bisa merobek dinding usus. Lebih buruknya lagi, magnet bisa membuat usus tersumbat.

Pastikan untuk menyingkirkan magnet yang ada di rumah, atau yang magnet yang longgar dari mainan maupun tempelan kulkas. Ingatlah bahwa potongan magnet juga bisa berbahaya.

Peringatkan anak tentang bahaya magnet jika dimasukkan ke dalam mulut.

Mainan berbahaya bagi anak #8: Mainan dengan baterai kecil

Pada bulan Januari 2018, seorang dokter nge-tweet tentang bahaya baterai yang menjadi viral. Di Amerika Serikat, sekitar 2.800 anak dilarikan ke rumah sakit karena tanpa sengaja menelan baterai berukuran kancing.

Seorang bocah berusia dua tahun meninggal setelah menelan baterai tanpa sengaja. Sedangkan bayi berusia 8 bulan mengalami cacat seumur hidup akibat menelan baterai.

***

Bila anak tanpa sengaja tersedak mainan atau menelan baterai segera bawa ke dokter atau rumah sakit.

*Artikel disadur dari theAsianparent Singapura.

Baca juga: 

Mata Anak Hampir Buta Karena Mainan Fidget Spinner, Peringatan Bagi Orangtua